Dampak Virus Corona di Riau

Awal Tahun Depan, Vaksin Covid-19 Sinovac Buatan China Mulai Didistribusikan di Riau 

Vaksin Sinovac diklaim dapat digunakan untuk pencegahan Covid-19 yang saat ini mewabah ke sejumlah negara, termasuk Indonesia.

tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Pemeriksaan kesehatan melalui rapid swab test digelar di halaman Masjid di Kantor DPRD Provinsi Riau beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Awal tahun 2021, vaksin buatan China, Sinovac dijadwalkan sudah mulai didistribusikan ke seluruh daerah di Provinsi Riau .

Vaksin Sinovac diklaim dapat digunakan untuk pencegahan Covid-19 yang saat ini mewabah ke sejumlah negara, termasuk Indonesia .

"Vaksin Sinovac diperkirakan paling cepat mungkin akhir Desember ini sudah tiba dan awal Januari 2021 sudah distribusikan ke fasilitas layanan kesehatan," kata Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19, dr Indra Yovi, Senin (14/12/2020). 

"Kami belum mendapatkan rilis resmi dari BPPOM terkait vaksin Sinovac kita masin menunggu. Kalau BPPOM atau pihak terkait sudah menyatakan efektivitasnya, bagaimana keamananya, cara pemakaiannya dan pendistribusinya, baru bisa didistribusikan ke masyarakat," katanya.

BACA JUGA :

Jumlah Pemesanan Bus Pariwisata Tinggi Jelang Libur Panjang, Asita Wanti-wanti Ledakan Kasus Covid

156 Pelaku Usaha di Kota Pekanbaru Sudah Ajukan Proposal PHB, Sektor Hotel Mendominasi

Meski vaksin itu telah tiba di Indonesia, namun untuk pendistribusiannya ke daerah-daerah belum dilaksanakan oleh pemerintah pusat.  "Jadi memang belum didistribusikan," ujarnya. 

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau , Mimi Yuliani Nazir, Rabu mengatakan, sebelum disalurkan ke daerah,  vaksin tersebut terlebih dahulu akan dilakukan serangkaian pemeriksaan dan pengujian. Sehingga tidak langsung diberikan kepada masyarakat.

"Vaksin itukan perlu dilakukan pemeriksaan dan uji dulu, sesuai dengan standarisasi, dan ada registrasi dari Balai POM juga. Termasuk mengecek kehalalan vaksinnya, dan tidak bisa langsung dipakai," kata Mimi. 

Lebih lanjut dijelaskannya, setelah vaksin tersebut melewati hasil standarisasi dan layak dipakai, barulah pemerintah memberikan vaksin tersebut kepada masyarakat. Namun tidak semuanya juga yang mendapatkan vaksin tersebut, karena keterbatasan. 

BACA JUGA :

Empat Pos Aparat Gabungan di Kota Pekanbaru Akan Awasi Aktivitas Natal dan Tahun Baru 2020

Wako Pekanbaru Belum Beri Lampu Hijau Untuk Operasional Bioskop

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved