Destinasi Wisata di Pekanbaru

Mengenal Masjid Agung An Nur Pekanbaru, Salah Satu Masjid Termegah di Riau

Masjid Agung An Nur ini salah satu masjid megah yang ada di Kota Pekanbaru . Masjid ini juga menjadi lokasi untuk wisata religi.

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Masjid Agung An Nur Provinsi Riau 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Masjid Raya An Nur Provinsi Riau atau yang lebih dikenal oleh masyarakat dengan sebutan Masjid Agung An Nur Pekanbaru berlokasi di Jalan Hang Tuah, Kelurahan Sumahilang Kecamatan Pekanbaru Kota, Pekanbaru Provinsi Riau.

Masjid Agung An Nur ini salah satu masjid megah yang ada di Kota Pekanbaru . Tidak hanya digunakan untuk beribadah, Masjid Agung An Nur juga menjadi lokasi untuk wisata religi.

Sehingga tidak jarang kita temukan jamaah dari luar Kota yang datang ke Masjid Agung An Nur ini untuk beribadah sekaligus berwisata religi

Kemegahan Masjid Agung An Nur ini memang cukup unik, arsitekturnya mirip bangunan Taj Mahal di India yang menjadi salah satu dari 7 ke ajaiban dunia.

Sehingga tidak jarang ada pula yang menyebut Majid Agung An Nur ini dengan nama Taj Mahal nya Riau atau Taj Mahal nya Pekanbaru.

Masjid Agung An Nur yang berdiri di lahan seluas kurang lebih 12,6 hektare ini sangat sejuk dipandang. Warnanya yang dominasi berwarna hijau seakan menyatu dengan alam yang ada disekitar.

Ya, kawasan Masjid Agung An Nur ini memang cukup rindang dengan berbagai tanaman hijau dibagian halamannya yang luas.

Pohon Kurma

Tanaman yan terdapat di Halaman Masjid Agung An Nur Pekanbaru ini tidak saja jenis pepohonan dan berbagai macam bunga.

Namun, pohon kurma yang merupakan pohon yang tumbuh di negara Arab juga tumbuh di Halaman Masjid Agung An Nur ini.

Beberapa waktu lalu pemanenan kurma perdana dilakukan oleh Ustadz Abdul Somad dan Gubernur Riau, Syamsuar dan dihadiri oleh ratusan jamaah Masjid Agung An Nur juli 2018 lalu.

Kala itu ada empat tanda kurma yang dipanen dari satu pohon. Pohon kurma di Halaman Masjid Agung An Nur ini ada 56 pohon terdiri dari jenis barhee, ajwa, khalas, shishi nabu saif, sukarry ultana, lulu, L1 dan deglet nour.

Pohon kurma yang ada di Halaman Masjid Agung An Nur ini dirawat dan menjadi kebun riset oleh Indonesia Date Palm Association (IDPA) Korda Riau.

Beberapa waktu lalu pemanenan kurma perdana dilakukan oleh Ustadz Abdul Somad
Beberapa waktu lalu pemanenan kurma perdana dilakukan oleh Ustadz Abdul Somad (tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky)

Pohon-pohon kurma tersebut ditanami sejak 2016 lalu.

Kedepanya berkemungkinan pohon-pohon kurma ini masih akan ditambah di Halaman Sekitar Masjid Agung An Nur .

"Kalau kita lihat masih banyak lahan kosong yang bisa kita tanami, paling tidak hingga 200 batang masi bisa," jelas Koordinator Lapangan IDPA, Sugeng Khairudin.

Tentu saja pohon kurma yang berbuah ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang sedang berkunjung ke komplek Masjid Raya An Nur Provinsi Riau ini.

Lambangkan Nuansa Melayu

Kembali ke bangunan Masjid Agung An Nur , masjid ini juga menyuguhkan konsep melayu.

Warna hijau yang mendominasi juga salah salah satu warna penting dalam budaya melayu karena warna melayu bisanya identik dengan warna hijau, kuning dan merah.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved