Destinasi Wisata di Kampar

Peristiwa Tenggelamnya Kapal Banawa Nusantara Dikhawatirkan Bisa Meruntuhkan Citra Pariwisata Kampar

Peristiwa tenggelamnya Kapal Banawa Nusantara di Kabupaten Kampar dikhawatirkan akan meruntuhkan citra pariwisata di Kampar .

Istimewa/dishub.kamparkab.go.id
Kapal Banawa Nusantara 58 yang tenggelam di Danau PLTA Koto Panjang Kampar beberapa waktu lalu 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Peristiwa tenggelamnya Kapal Banawa Nusantara di Kabupaten Kampar dikhawatirkan akan meruntuhkan citra pariwisata di Kampar .

Wakil Ketua DPP Asociation of The Indonesian Travel Agencies (ASITA), Dede Firmansyah, yang juga sebagai pelaku dan penggiat pariwisata di Riau, Kamis (7/1/2020) menilai peristiwa tenggelamnya Kapal Banawa Nusantara di Danau PLTA Koto Panjang akan membuat wisatawan takut untuk berwisata di Kampar.

"Terlebih lagi berwisata di destinasi yang berhubungan dengan wisata air," katanya.

Dede menuturkan aspek keselamatan merupakan hal yang terpenting dalam dunia pariwisata.

Tiadanya kepastian dan jaminan keselamatan bagi wisatawan akan membuat wisatawan takut untuk berwisata.

BACA JUGA :

Tenggelamnya Kapal Banawa di Danau PLTA Koto Panjang Masih Diselidiki, 5 Orang Sudah Diperiksa

DETIK-detik Kapal Banawa Oleng danTerbalik,Rinaldi Gemetar Kisahkan Korban Tewas Duduk di Sampingnya

Ia berpendapat seharusnya dalam perjalanan pariwisata, terlebih dalam sebuah event pariwisata, penyelenggara haruslah mempersiapkan segala aspek dengan matang, terutama dalam aspek keselamatan.

"Pada operasional transportasi seharusnya ada asuransi sebagai jaminan bagi penumpang, sebagai contoh pada transportasi kapal dan pesawat yang beroperasi di Indonesia haruslah ada sertifikat kelayakan," kata Dede.

BACA JUGA :

Bikin Trauma, Asosiasi Pariwisata Surati Pemkab, DPRD dan Polres Kampar,Tenggelamnya Kapal Banawa

Selain itu tiap perjalanan kendaraan transportasi juga mesti dilengkapi pemberitahuan prosedur keselamatan bagi penumpang.

Dede berpendapat, adanya peristiwa tenggelamnya Kapal Pariwisata di Kampar, Pemerintah Kabupaten Kampar harus kembali bekerja keras meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Ia berharap terkait keselamatan kedepannya bisa menjadi perhatian penting bagi dunia pariwisata. Ini tidak hanya untuk Kabupaten Kampar, tetapi juga untuk dunia pariwisata keseluruhan.

Berbagi Kebahagiaan, HUT ke-5 Anjing Pudel Bernama Berry Dirayakan di Shelter Dog Lovers Pekanbaru

Menjadi Penanda Awal Mula Datangnya Orang China ke Dumai, Ini Sejarah Makam China di Bukit Kapur

Singgah di Pekanbaru, Pria Asal Cimahi Bambang Sukmana Naik Sepeda Motor Tunaikan Ibadah Haji 

Meski Sang Ibu Sempat Ragu, Akhirnya Bambang Sukmana Dapat Restu Pergi Naik Haji Pakai Motor

Ikuti kami di
Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved