BRSAMPK Rumbai

Balai Anak Rumbai Lakukan Pendampingan Terhadap Bayi Penderita Hidrosefalus di Siak

Ibu kandung KZA, Maria, menyampaikan bahwa ia sudah mengetahui bayi KZA akan lahir dengan kondisi seperti ini pada saat pemeriksaan terakhir di dokter

Istimewa
Kementerian Sosial melalui Balai Anak "Rumbai" Pekanbaru melakukan respon kasus terhadap informasi dari masyarakat terkait dengan berita anak penderita Hidrosefalus, KZA (2 bulan), yang menempati kontrakan di Jalan Lengkeng, Gang Lengkeng Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, SIAK - Kementerian Sosial melalui Balai Anak "Rumbai" Pekanbaru melakukan respon kasus terhadap informasi dari masyarakat terkait dengan berita anak penderita Hidrosefalus, KZA (2 bulan), yang menempati kontrakan di Jalan Lengkeng, Gang Lengkeng Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak

Balai Anak "Rumbai" berkoordinasi dengan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) serta Dinas Sosial Kabupaten Siak untuk melakukan asesmen awal kebutuhan anak penderita hidrosefalus dari pihak keluarga.

Ibu kandung KZA, Maria, menyampaikan bahwa ia sudah mengetahui bayi KZA akan lahir dengan kondisi seperti ini pada saat pemeriksaan terakhir di dokter.

BACA JUGA :

Sinergi Asistensi Sosial, Kemensos RI Respon Kasus Lansia yang Membutuhkan Kursi Roda di Siak

Jumlah Kasus Positif Covid-19 Terus Meningkat, Kadinkes Riau : Efek Libur Natal dan Tahun Baru

"Saat ini kami lagi mengupayakan untuk melengkapi identitas karena ke enam anak kami belum mempunyai identitas, sehingga bayi KZA belum bisa dirujuk ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru." kata Maria.

Kepala Balai Anak Rumbai Pekanbaru , Ahmad Subarkah, menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk respon awal untuk mengetahui kebutuhan anak, mengupayakan agar Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) dan pekerja sosial balai bisa melakukan advokasi terkait identitas anak.

Kementerian Sosial melalui Balai Anak
Kementerian Sosial melalui Balai Anak "Rumbai" Pekanbaru melakukan respon kasus terhadap informasi dari masyarakat terkait dengan berita anak penderita Hidrosefalus, KZA (2 bulan), yang menempati kontrakan di Jalan Lengkeng, Gang Lengkeng Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak (Istimewa)

"Jadi anak dapat mengakses berbagai program dari pemerintah termasuk salah satunya program Kementerian Sosial RI. Dukungan aksesibilitas merupakan bagian dari komponen kegiatan Atensi bagi anak penderita Hidrosefalus, terutama aksesibilitas kesehatan. disamping itu pada kesempatan ini juga dilakukan kegiatan layanan dukungan psikososial bagi keluarga anak serta penyerahan bantuan nutrisi bagi anak." kata Ahmad Subarkah secara tertulis, Senin (11/1/2021).

BACA JUGA :

Layanan Rapid Test Antigen Covid-19 Kini Sudah Tersedia di Bandara SSK II Pekanbaru

Pemprov Riau Tinjau Patok Pembangunan Jalan Tol Rengat-Jambi

Sementara itu, pihak keluarga berterimakasih kepada Balai Anak Rumbai atas respon dan bantuan yang diberikan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Sosial RI yang telah turut peduli membantu anak kami secara langsung dan bisa kita rasakan manfaatnya, kami berharap anak kami secepatnya dapat mendapat perawatan di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau " ujar Maria.

Lima Kecamatan di Kota Pekanbaru Masuk Zona Oranye Penularan Covid-19

Meski Sang Ibu Sempat Ragu, Akhirnya Bambang Sukmana Dapat Restu Pergi Naik Haji Pakai Motor

Singgah di Pekanbaru, Pria Asal Cimahi Bambang Sukmana Naik Sepeda Motor Tunaikan Ibadah Haji 

Jalani 3 Bulan Perawatan di Balai Anak Rumbai, AZ Penderita Depresi Berat Kembali ke Keluarga

Balai Anak Rumbai Kembangkan Art Therapy, Tumbuhkan Kewirausahaan bagi Penerima Layanan

Ikuti kami di
Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved