BRSAMPK Rumbai

Sinergi Asistensi Sosial, Kemensos RI Respon Kasus Lansia yang Membutuhkan Kursi Roda di Siak

Kegiatan ini merupakan bentuk respon cepat terhadap permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat.

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
Istimewa
Kementerian Sosial RI melalui Balai Anak "Rumbai" di Pekanbaru dan Balai lansia "Budi Dharma" di Bekasi melakukan respon kasus terhadap lansia, Ramlah (65), penderita stroke dan glukoma sehingga tidak bisa melihat serta membutuhkan kursi roda di Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak , Provinsi Riau . 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, SIAK - Kementerian Sosial RI melalui Balai Anak "Rumbai" di Pekanbaru dan Balai lansia "Budi Dharma" di Bekasi melakukan respon kasus terhadap lansia, Ramlah (65), penderita stroke dan glukoma sehingga tidak bisa melihat serta membutuhkan kursi roda di Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak , Provinsi Riau .

Ibu Ramlah saat ini dirawat oleh Devika Sari Dewi, anak angkat yang diasuhnya sedari kecil.

Balai Anak "Rumbai" melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Siak untuk melakukan asesmen awal, dilanjutkan dengan menjalin komunikasi dengan Balai Lansia Budi Dharma Bekasi untuk dilakukan program Asistensi Sosial (ATENSI) Lanjut Usia.

Kepala Balai Anak Rumbai Pekanbaru , Ahmad Subarkah, dalam siaran pers nya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk respon cepat terhadap permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat.

BACA JUGA :

Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Riau Digelar Pekan Ini

Harga Tiket Pesawat Turun, Pekanbaru-Batam Hanya Rp 200 Ribuan

Balai sebagai representasi Kementerian Sosial terhadap permasalahan sosial di daerah dan bersifat multifungsi dengan mekanisme aksesibilitas bagi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) sesuai dengan sistem sumber kesejahteraan sosial yang ada.

Petugas respon kasus dari Balai Budi Dharma Bekasi, Triyatni menyampaikan kegiatan ini adalah bentuk respon terhadap Lansia yang membutuhkan penanganan segera.

"Kami mempunyai jangkauan wilayah di 16 Provinsi, ini sebagai bentuk respon bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah." ujar Triyatni, Senin (11/1/2021)

Kementerian Sosial RI melalui Balai Anak
Kementerian Sosial RI melalui Balai Anak "Rumbai" di Pekanbaru dan Balai lansia "Budi Dharma" di Bekasi melakukan respon kasus terhadap lansia, Ramlah (65), penderita stroke dan glukoma sehingga tidak bisa melihat serta membutuhkan kursi roda di Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak , Provinsi Riau (Istimewa)

Bentuk bantuan ATENSI yang diberikan berupa paket Lansia Kit dan bantuan asistensi dalam upaya pemberdayaan keluarga karena keluarga sebagai aktor utama dalam memberikan dukungan kepada Ramlah.

BACA JUGA :

Jalani 3 Bulan Perawatan di Balai Anak Rumbai, AZ Penderita Depresi Berat Kembali ke Keluarga

Implementasi Atensi Anak, Balai Anak Rumbai Lakukan Reunifikasi Bayi SA ke Keluarga Besar

"Implementasi komponen ATENSI Lansia bagi Ramlah bisa diupayakan melakui pendampingan berkelanjutan oleh pendamping Lansia dan pendamping disabilitas yang turut hadir pada kesempatan ini. Keterlibatan multiaktor akan menjadikan ini lebih proporsional." lanjut Triyatni.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Siak diwakili oleh Kepala bidang Rehabilitasi Sosial, Ratna Wilis, mengungkapkan hal ini merupakan bentuk gerak cepat dan tanggap kita bersama terhadap masalah yang dialami oleh Ramlah.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Sosial RI dan Dinas Sosial Kabupaten Siak yang telah membantu ibu Ramlah secara langsung dan bisa kita rasakan manfaatnya." tutup Devi mewakili pihak keluarga.

Kemensos Melalui Balai Anak Rumbai Lakukan Respon Kasus Terhadap Bayi yang Dibuang Ibunya di Rohul

Balai Anak Rumbai MoU dengan Walikota Sawahlunto Dorong Layanan Rehabilitasi Berbasis Asistensi Anak

Balai Anak “Rumbai” dan Kantor Pos Pekanbaru Salurkan Bantuan Sosial Tunai Tahap III

Balai Anak Rumbai Kembangkan Art Therapy, Tumbuhkan Kewirausahaan bagi Penerima Layanan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved