Kuliner di Siak

Karipap Durian, Kudapan Khas Kabupaten Siak yang Banyak Diburu Wisatawan

Jika berkunjung ke Kabupaten Siak , jangan lupa menikmati kuliner khas di sana, yaitu karipap

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
Dok Tribun Pekanbaru
Jika berkunjung ke Kabupaten Siak , jangan lupa menikmati Karipap Durian 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Jika berkunjung ke Kabupaten Siak , jangan lupa menikmati kuliner khas negeri peninggalan Sultan Syarif Kasim II itu.

Yaitu karipap , kuliner ini sedang banyak diburu, baik oleh turis lokal maupun luar daerah.

Di antara banyak varian rasa, Karipap Durian menjadi varian paling laris di antara varian lainnya.

Meski harga relatif lebih mahal, namun tidak berpengaruh, karena yang mencarinya tetap banyak.

Kini, Karipap sudah tidak asing bagi warga Siak dan turis yang biasa berkunjung ke Siak.

Aroma duriannya begitu menggoda saat pertama kali digigit.

BACA JUGA :

Ramah di Kantong, Makan dan Ngopi di Teras Kafe Hotel Mutiara Merdeka Mulai Dari Rp 10 Ribu

Asam Pedas Patin dan Baung yang Menggoda Selera, Pecinta Kuliner Wajib Coba Jika ke Pekanbaru

Kulit yang berlapis-lapis melindungi isi durian yang lebih padat terasa lebih renyah.

Durian yang berada bagian dalam langsung mengeluarkan aroma yang menggugah selera.

Perpaduan rasa kering pada pelapis dengan duriannya membuat rasa tiada dua.

Saat digigit, ada bunyi garing yang sangat rapuh dan renyah.

Karipap durian ini terasa lebih gurih saat masih hangat.

Meskipun saat dingin pelapisnya tidak cepat lembek, namun aroma panas itu lebih membuat saya ngiler", kata Saiful yang mencoba menikmati karipap durian itu, beberapa waktu lalu.

Lagipula, Karipap Durian tidak bisa diproduksi secara banyak terus menerus.

BACA JUGA :

Sedapnya Gulai Kepala Kakap Plus Lemon Tea di Grand Elite Hotel Pekanbaru, Hanya Rp 75 Ribu

Enaknya Soto Sulung di Restoran Iga Bakar Cobek Pekanbaru, Kuahnya Segar, Bening Tanpa Santan

Kala buah durian langka, pengusaha kuliner seperti Karipap Atan Food tidak bisa memproduksi dalam jumlah banyak.

Namun, pihaknya selalu berupaya agar karipap durian ini tidak berhenti diproduksi.

Adalah Nurkumala Dewi (33), salah satu warga Siak yang mengembangkan jenis kuliner ini secara modern.

Ia sudah masuk ke Pasar Seni Siak dan menjual secara online melalui media sosial.

Ia membuka usaha rumah tangga ini dengan nama Karipap Atan Food .

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved