Kuliner di Pekanbaru

Jadi Oleh-oleh Khas Pekanbaru, Ini Cerita Asal Mula Pisang Goreng Kipas Kuantan II

Pisang Goreng Kipas Kuantan II yang telah ada sejak 1991 ini kerap dijadikan oleh-oleh bagi pelancong yang mengunjungi Kota Bertuah

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Suasana Pisang Goreng Kipas Kuantan II beberapa waktu lalu 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Warga Kota Pekanbaru sudah tidak asing lagi dengan nama Pisang Goreng Kipas Kuantan II .

Makanan yang telah ada sejak 1991 ini kerap dijadikan oleh-oleh bagi pelancong yang mengunjungi Kota Bertuah .

Rasanya yang krispi menjadi pembeda dibandingkan pisang goreng lainnya.

Pisang Goreng Kipas Kuantan II merupakan usaha yang dibangun bersama oleh pasangan Yana Patriana dan Susi Hartini.

Toko mereka saat ini terletak di Jalan Kuantan Raya Pekanbaru .

BACA JUGA :

Tom Yam ala Warung Sobet, Gunakan Kuah Kaldu dari Sari Udang Segar yang Menggoda Selera

Sambil Menikmati Menu Baru, Tamu Ayola Hotel Pekanbaru Juga Dihibur dengan Akustik

Susi Hartini menceritakan, Pisang Goreng Kipas Kuantan II pada mulanya berawal dari hobi masak dan makan dirinya sejak usia SMP di Kisaran Medan.

Salah satu makanan yang ia suka adalah pisang goreng bagian krispi, sementara bagian lembek, paling tidak disukai.

Ide pun muncul, ia berusaha membuat pisang goreng dengan tekstur yang berbeda, yakni lebih renyah dan tidak lembek.

Eksperimen membuahkan hasil, setelah beberapa kali mencoba.

Susi pun mencoba menjual pisang goreng tersebut di warung ibunya dan laku.

BACA JUGA :

Lezatnya Kue Talam Durian di Rumah Kue Viera Pekanbaru, Cocok Dijadikan Oleh-oleh

Bolu Dam, Kue Tradisional Khas Bengkalis yang Dulunya Hanya Dihidangkan Oleh Kalangan Mapan

Pada tanggal 18 September 1991, Susi dan ibunya memulai kiprahnya untuk berwirausaha di Pekanbaru.

Usaha tersebut bermula dari beberapa sisir pisang, satu kompor Hook, beratapkan dua lembar seng di bawah sebatang pohon mangga yang berlokasi di Jalan Kuantan II Pekanbaru .

Nama jalan tersebut kini melekat dan menjadi label merk dagang yang sediakan hingga saat ini.

Seiring waktu semakin mempunyai banyak peminat dari dalam dan luar Kota Pekanbaru .

Setiap hari para pelanggan harus antre untuk mencicipi pisang goreng kipas tersebut.

BACA JUGA :

Asam Pedas Patin dan Baung yang Menggoda Selera, Pecinta Kuliner Wajib Coba Jika ke Pekanbaru

Galopuong Ondam, Kuliner Khas Kampar Bercita Rasa Manis dan Gurih

Hal ini berimbas pada semakin tingginya kebutuhan akan bahan baku pisang untuk memenuhi permintaan pelanggan.

Untuk memenuhi kebutuhan, bahan baku pisang selanjutnya tidak cukup diperoleh dari pasar lokal,

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved