Imlek 2572

Tidak Ada Lampion di Jalan Sekitar Klenteng, Perayaan Imlek Bengkalis Tahun Ini Dibuat Sederhana

Perayaan Imlek 2572 di Kabupaten Bengkalis sepertinya tidak akan semeriah tahun-tahun sebelumnya.

Dok Tribun Pekanbaru
Klenteng Hok Ann Kiong Bengkalis 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, BENGKALIS - Perayaan Imlek 2572 di Kabupaten Bengkalis sepertinya tidak akan semeriah tahun-tahun sebelumnya.

Kondisi pandemi Covid-19 yang masih terjadi memaksa warga keterunan Tionghoa di Bengkalis tidak merayakan dengan acara kerumunan.

Hal ini diungkap Herman Kusuma , Humas Vihara dan Klenteng Hok Ann Kiong Bengkalis baru-baru ini.

Disampaikannya, untuk perayaan tahun ini kegiatan Imlek hanya difokuskan pada kegiatan ritual sembahyang saja.

"Sementara kegiatan lainnya seperti tahun tahun sebelumnya kita tiadakan," terang Herman.

BACA JUGA :

Berbeda dari Tahun-tahun Sebelumnya, Perayaan Imlek 2572 di Jalan Karet Pekanbaru Ditiadakan

Sambut Imlek, Grand Zuri Hotel Gelar Ciatok Package, Satu Meja Mulai dari Rp 900 Ribu

Menurut dia, panitia perayaan Imlek Bengkalis sudah berkomunikasi dengan Kapolres, tim Satgas Covid-19 terkait perayaan Imlek ini.

Petunjuk dari mereka pelaksanaan perayaan Imlek tahun ini harus sesuai dengan protokol kesehatan.

"Jadi acara yang bersifat kerumuman kita tiadakan, seperti arak-arakan semah keliling kampung kita tiadakan. Kemudian acara kuliner yang biasanya kita gelar di klenteng menjelang Imlek juga kita tiadakan. Begitu juga acara kembang api ditiadakan," tambahnya.

Selain itu hiasan di sekitaran vihara atau klenteng juga ditiadakan. Klenteng hanya difungsikan sebagai tempat ibadah saja, untuk spot foto seperti tahun tahun sebelumnya ditiadakan.

"Untuk ibadah besok di sana juga akan dijaga oleh tim Satgas Covid-19 sehingga mereka bisa mengantisipasi jika saat ibadah terjadi kerumunan," terangnya.

Menurut dia, pihaknya juga sudah menyampaikan kepada umat di Bengkalis untuk ibadah Imlek diharapkan dilaksanakan di rumah masing masing.

Namun kalau masih ada umat yang datang ke klenteng harus jaga jarak sesuai protokol kesehatan.

BACA JUGA :

Bolu Dam, Kue Tradisional Khas Bengkalis yang Dulunya Hanya Dihidangkan Oleh Kalangan Mapan

Memiliki Peninggalan Sejarah, Disparbudpora Bengkalis Akan Kembangkan Cagar Budaya Desa Tamiang

Selain itu kemeriahan perayaan imlek juga tidak dirasakan di Bengkalis dengan tidak adanya hiasan lampion merah di sepanjang jalan Kota Bengkalis .

Biasa sepekan menjelang Imlek lampion ini sudah dipasang oleh pengurus klenteng.

"Kita juga meniadakan hiasan lampion yang biasanya difasilitasi oleh yayasan sepanjang jalan sekitaran klenteng. Namun untuk hiasan rumah masing masing kita serahkan kepada umat masing masing," tambahnya.

Herman mengimbau agar masyarakat keturunan Tionghoa Bengkalis merayakan Imlek di tahun ini dengan sesederhana mungkin.

Tujuan perayaan yang sederhana ini mendukung pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 .

Cerita Masjid Kuning Bengkalis Berusia 203 Tahun, Dibangun Oleh Panglima yang Mengalahkan Perompak

Indahnya Persawahan di Agrowisata Desa Mentayan, Destinasi Alternatif Wisata Baru Warga Bengkalis

Mengejutkan, Bekas Bangunan Dari Abad ke-14 Ditemukan di Dekat Makam Datuk Gigi Putih Bengkalis

Ikuti kami di
Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved