Dukung QRIS, BSI Pekanbaru Buat Program Potongan Harga Hingga 50 Persen

Sistem pembayaran non tonai semakin memudahkan masyarakat dalam bertransaksi. 

Editor: Theo Rizky
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Seorang pengunjung di sebuah kafe melakukan pembayaran dengan cara non tunai belum lama ini 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Pihak PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Pekanbaru mendukung proram digitalisasi sistem pembayaran melalui sistem QR Code Indonesian Standard (QRIS) atau nontunai, yang saat ini tengah digalakkan.

Branch Manager BSI Pekanbaru, Wawan Purwantoro mengatakan, sistem pembayaran non tonai semakin memudahkan masyarakat dalam bertransaksi. 

"Dengan adanya sistem pembayaran sistem QRIS, apapun banknya dan aplikasi uang elektronik nya bisa bertransaksi pembayaran langsung, makanya kami mendukung Bank Indonesia dalam program QRIS," kata , Jumat (5/3/2021).

Wawan juga mengatakan, pihaknya saat ini telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mendukung program tersebut, salah satunya potongan harga sampai 50 persen sampai akhir Maret 2021. 

"Promo ini diberikan bagi pengguna QRIS dari BSI saat bertransaksi di merchant yang telah bekerjasama dengan bank syariah terbesar di Indonesia tersebut," katanya.

BACA JUGA :

Rintis Pengembangan Minyak Atsiri di Siak, Pria Ini Ajak Masyarakat Tanam Komoditas Ramah Lingkungan

Melalui Aplikasi ISPUNet KLHK, Masyarakat Dapat Mengetahui Kualitas Udara Secara Real Time

Ia juga menjelaskan, saat ini ada sekitar 650 merchant di tiap kantor cabang BSI di wilayah Riau, yang jumlah total kantor cabangnya saat ini mencapai 42 kantor.

Adapun manfaat dari program QRIS dari BSI dikatakan Wawan tidak hanya disiapkan bagi pelanggan saja, tapi juga kepada pelaku UMKM yang bermitra dengan pihaknya.

"Kedepan kami berencana akan memberikan pelatihan sebagai upaya mendorong implementasi QRIS di sektor UMKM dan sebagai bentuk ikatan kerjasama dengan kami," ulasnya.

Wawan mencontohkan, pelatihan yang akan diberikan misalnya pelatihan barista bagi wirausaha yang membuka kafe atau usaha kecil yang menyediakan minuman jenis kopi.

"Kedepan, penggunaan QRIS dalam transaksi pembayaran, termasuk di UMKM akan terus meningkat. Hanya tinggal pembiasaan di masyarakat sehingga pembayaran non tunai bisa menjadi gaya hidup," tambahnya.

Ia juga menerangkan, saat ini masyarakat memang belum terbiasa, dengan kerjasama berbagai pihak ia berharap kedepannya program QRIS akan mampu mendorong masyarakat beralih ke transaksi nontunai tersebut. 

Mulai Hari Ini Gramedia Berikan Potongan Harga Buku Rp 51 Ribu, Begini Cara Mendapatkannya

Ini 3 Kawasan Hutan Mangrove di Kabupaten Siak yang Layak Untuk Dikunjungi

Walau Hanya Belanja Rp10 Ribu, Alfamart Pekanbaru Siap Antar Pesanan Konsumen, Bebas Ongkir

Peringati HUT ke-12, Labersa Hotel Hadirkan Beragam Promo Lewat Labersa Reborn

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved