Tak Hanya Sebagai Maskapai, Kini Airasia Bertransformasi Menjadi Brand Gaya Hidup Lewat Aplikasi

AirAsia yang sebelumnya hanya dikenal sebagai maskapai penerbangan oleh masyarakat luas, kini bertransformasi menjadi brand gaya hidup

Editor: Theo Rizky
Tangkapan layar/airasia.com/projectkavvaii
Air Asia memproduseri Virtual Idol sebagai inovasi merambah dunia yang berbeda dari bidang sebelumnya 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - AirAsia yang sebelumnya hanya dikenal sebagai maskapai penerbangan oleh masyarakat luas, kini bertransformasi menjadi brand gaya hidup lewat aplikasi super airasia.com .

Chief Brand Officer Airasia Group, Rudy Khaw mengatakan, kini pihaknya juga memproduseri Virtual Idol sebagai inovasi merambah dunia yang berbeda dari bidang sebelumnya. 

Dengan demikian, para pembuat konten streaming di Asean akan segera memiliki wadah untuk meluncurkan konten mereka secara regional dan global melalui Project Kavvaii, yaitu sebuah program pencarian dan pengembangan bakat untuk menjadi Virtual Idol , yakni sebutan untuk pembuat konten yang menggunakan digital avatar berikutnya.  

Dikatakannya, project Kavvaii tersebut akan menjadi wadah untuk mendukung semua kebutuhan yang diperlukan oleh para talenta berbakat untuk menjadi Virtual Idol di kawasan sekaligus dapat mewakili Asean di tingkat dunia dengan penentuan arah karir, pencarian klien potensial, dukungan marketing, memantau channel-channel yang dapat menghasilkan uang untuk konten streamingnya, dan mendukung hal-hal terkait bisnis streaming.

BACA JUGA :

Kekebalan Komunitas Akan Tercapai Jika 70 Persen Penduduk Riau Sudah Divaksin

Dengan Desain Cantik dan Warna Menarik, Air Purifier Toshiba Dapat Menyaring Partikel Hingga 99,7 %

"Kami telah bertransformasi dari maskapai penerbangan menjadi brand gaya hidup lewat aplikasi super airasia.com dan sekarang, kami terus berinovasi sebagai produser virtual idol," kata Rudy melalui keterangan tertulisnya, Rabu (10/3/2021).

Ia juga menyampaikan, audisi terbuka untuk virtual idol pertama dari project Kavvaii ini berlangsung mulai hari ini hingga 28 Maret 2021 di Asia Tenggara dan kawasan Asia lainnya.

Selain mendapatkan dukungan penuh dari tim kami, para virtual idol juga akan mendapatkan peralatan streaming lengkap beserta kontrak satu tahun dengan airasia sebagai pembuat konten berbayar.

BACA JUGA :

Pembukaan Bioskop Masih Menunggu Izin Pemko Pekanbaru

Walau Tidak Masuk Program PPnBM 0 Persen, Konsumen Pekanbaru Tetap Antusias Beli New Pajero Sport

Diakuinya, virtual idol bukanlah fenomena baru di berbagai dunia, tetapi komunitasnya di Asean masih berkembang, dan sebagai perusahaan digital kami percaya ini adalah waktu yang tepat untuk mempercepat pertumbuhan mereka dengan memanfaatkan kemampuan digital kami seperti kecerdasan buatan dan pengenalan wajah.

"Pastinya, kesuksesan seorang virtual idol sangat bergantung pada bakat yang dimilikinya, bukan hanya teknologi di belakangnya. Oleh karena itu, kami mencari sosok yang multi talenta, kreatif, dan memiliki kepribadian yang menarik untuk terhubung dengan para penggemar virtual idol di seluruh Asean dan sekitarnya! Ini adalah kesempatan Anda untuk menjadi virtual idol dan menjadi bagian dari tim kreatif yang akan membentuk masa depan dari konten streaming di Asean," jelasnya.

BACA JUGA :

Diskon PPnBM 0 Persen Diberlakukan, Segini Harga Mobil Suzuki di Pekanbaru Setelah Didiskon

Gramedia Gelar Promo Kalap Nona, Diskon Untuk Novel dan Buku Anak

Sosok virtual idol pertama AirAsia dibuat oleh seniman ilustrator terkenal di komunitas virtual idol, Yueko dan karakternya akan dianimasikan oleh veteran industri Iron Vertex agar sesuai dengan kepribadian virtual idol tersebut. Virtual Idol pertama Project Kavvaii diharapkan dapat memulai streaming pada kuartal kedua tahun 2021.

Para pendaftar harus mengirimkan video berdurasi 5 menit untuk memperkenalkan diri. Untuk syarat dan ketentuan lebih lanjut dan mendaftarkan diri, kunjungi airasia.com/projectkavvaii.

Pada 2019, AirAsia meluncurkan AVA (AirAsia Virtual Allstar) sebuah chatbot yang didukung dengan kecerdasan buatan untuk menjawab pertanyaan para pelanggan secara instan termasuk menjawab 25 ribu pertanyaan dalam 15 bahasa. AVA dibentuk oleh tim AirAsia Software Engineering & Technology (AASET) dan Customer Happiness menggunakan teknologi dari ADA, sebuah perusahaan berbasis di Toronto yang memiliki spesialisasi dalam bidang pelayanan pelanggan.

Rintis Pengembangan Minyak Atsiri di Siak, Pria Ini Ajak Masyarakat Tanam Komoditas Ramah Lingkungan

Siaga Darurat Karhutla di Riau, Awal Maret ini KLHK Akan Melaksanakan Rekayasa Hujan Melalui TMC

Melalui Aplikasi ISPUNet KLHK, Masyarakat Dapat Mengetahui Kualitas Udara Secara Real Time

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved