Uniersitas Lancang Kuning

Bermodal Kartu Indonesia Pintar, Anak Buruh Batu Bata Ini Bisa Kuliah di Unilak Secara Gratis

Sebagai pemegang KIP, harapannya untuk dapat kuliah akhirnya terwujud,

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
Istimewa
Fuji Sri Rahayu Mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning memegang Kartu Indonesia Pintar 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Kartu Indonesia Pintar menjadi salah satu harapan bagi anak yang ingin melanjutkan kuliah secara gratis setelah menyelesaikan pendidikan di SMA atau sederajat

Seperti yang dirasakan oleh Fuji Sri Rahayu Mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning ( Unilak ) Pekanbaru yang dapat melanjutkan kuliah di Fakultas Hukum berakreditasi A.

Sebagai pemegang KIP, harapannya untuk dapat kuliah akhirnya terwujud, di tahun 2020 bermodal KIP mendaftar di Fakultas Hukum Unilak dan akhirnya diterima dan bisa kuliah gratis.

Dihubungi lewat telepon Fuji menceritakan proses mendapatkan KIP, disebutkannya saat masih SMP orangtua pernah cerita tentang KIP, setelah itu petugas datang untuk melakukan survei dan wawancara, sebulan kemudian Ketua RT mengantarkan KIP ke rumah.

" Jika tidak ada kartu KIP mungkin tidak bisa kuliah. Maklum penghasilan orangtua yang berkerja sebagai buruh batu bata di Tenayan Raya tidak mencukupi untuk biaya kuliah," ujarnya Selasa (30/3/2021).

Ia mengucapkan terimakasih kepada orangtua karena sudah memperbolehkannya untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Lancang Kuning Fakultas Hukum.

"Terimakasih juga kepada Pak Menteri Nadiem, Pak Presiden, sehingga ada ribuan anak Indonesia yang bisa melanjutkan kuliah," ujar Fuji yang meraih IPK 3,79.

Disebutkannya, selain biaya kuliah yang ditanggung, penerima KIP juga dapat uang saku.

"Allhamdulilah saya bisa fokus belajar. IPK saya 3,79. Uang saku digunakan untuk kebutuhan kuliah seperti ngeprint, beli buka dan uang jajan," katanya lagi.

Sementara itu, Rektor Unilak mengatakan bahwa pada tahun 2020 sebanyak 109 mahasiswa masuk Unilak dengan menggunakan KIP Kuliah. 109 mahasiswa itu tersebar di 9 fakultas.

" Mahasiswa pemegang KIP mendapatkan bantuan uang kuliah 2,4 juta dan uang saku sebanyak 4,2 juta/semester atau Rp 700 ribu setiap bulannya," ujar Junaidi.

Disebutkannya, KIP kuliah sangat bermanfaat bagi penerima terlebih di saat Pandemi Covid-19 .

"Bagi anak anak di Riau pemegang KIP kami mengimbau untuk dapat melanjutkan kuliah di Unilak, dan mahasiswa penerima KIP untuk dapat fokus belajar dan mempertahankan nilai bagus." katanya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved