Ramadan 1442H

Masjid dan Musala di Kelurahan Zona Merah Kota Pekanbaru Diimbau Tidak Gelar Salat Tarawih Berjamaah

Imbauan ini untuk mencegah penularan Covid-19 di kelurahan yang punya resiko penularan tinggi.

Editor: Theo Rizky
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Suasana saat salat tarawih di Masjid Agung An Nur beberapa waktu lalu sebelum pandemi Covid-19 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Walikota Pekanbaru Firdaus mengimbau pengurus masjid dan musala yang berada di kelurahan zona merah penularan Covid-19 dianjurkan untuk tidak menggelar salat tarawih berjamaah.

Imbauan ini untuk mencegah penularan Covid-19 di kelurahan yang punya resiko penularan tinggi.

"Masyarakat di kelurahan zona merah bisa melaksanakan salat tarawih di rumah bersama keluarga," terangnya , Minggu (4/4/2021).

Walikota Pekanbaru sudah membuat Surat Edaran tentang Pelaksanaan Kegiatan Bulan Suci Ramadan 1442H di tengah Masa Pandemi Covid-19 di Kota Pekanbaru .

Ia mengimbau masyarakat agar mengutamakan ibadah di rumah bersama keluarga selama bulan Ramadan tahun ini.

Firdaus mengatakan bahwa masjid dan musala tetap bisa menggelar ibadah Ramadan.

Pengurus mesti memperhatikan penerapan protokol kesehatan yang ketat di masjid dan musala.

BACA JUGA :

Bandara SSK II Pekanbaru Belum Terapkan Penggunaan GeNose C19

Bioskop di Kota Pekanbaru Bisa Tutup Lagi Kalau Ada Klaster Covid-19

Para pengurus masjid dan musala nantinya harus memiliki petugas yang memastikan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

Mereka nantinya bisa bekordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19 di kelurahan.

Proses pelaksanaan ibadah Ramadan di masjid dan mushala juga dibatasi. Rangkaian ibadah malam Ramadhan mulai salat isya, ceramah dan salat tarawih berlangsung hingga pukul 21.00 WIB.

BACA JUGA :

Dispar Riau Akan Luncurkan Aplikasi dan Kalender Event Pariwisata 2021, Catat Tanggalnya

Buka Kembali, Harga Tiket Bioskop Kini Menjadi Lebih Murah

Ceramah Ramadhan pun dibatasi durasi hanya sepuluh menit. Tadarus dianjurkan berlangsung di rumah bersama keluarga.

"Kapasitas jemaah di masjid hanya 50 persen dari total kapasitas," terangnya.

Firdaus juga mengingatkan bahwa kegiatan buka bersama, pembagian zakat, santunan anak yatim harus berpedoman kepada protokol kesehatan mencegah Covid-19 . Mereka harus memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan hingga menjaga daya tahan tubuh.

Melihat Chevrons Corner di Museum Sang Nila Utama, Sajikan Beragam Informasi Terkait Migas di Riau

Jangan Tunggu Sakit, Begini Cara Merawat Gigi Agar Awet Bertahun-tahun

Warga yang Membuang Sampah Sembarangan di Kota Pekanbaru Bisa Kena Denda Rp 250 Ribu

Acara Belum Dibuka, Karya Seni Pada Pameran Pajang Karya DKR 1.2 Sudah Terjual

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved