Kota Pekanbaru

Napak Tilas Perjuangan SSK II, Habibie Bakal Tempuh Perjalanan 1200 Km dengan Sepeda Federal

Perjalanannya dari Pekanbaru menuju Sabang diperkirakan akan memakan waktu 12 hari.

Editor: Theo Rizky
Istimewa
Tengku Habibie dengan sepeda Federal kesayangannya 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Tengku Habibie akan memulai gowes melakukan napak tilas jejak perjuangan Pahlawan Nasional asal Bumi Lancang Kuning , Sultan Syarief Kasim II pada Minggu (4/4/2021).

Perjalanannya dari Pekanbaru menuju Sabang diperkirakan akan memakan waktu 12 hari.

Total jarak 1200 Kilometer bila dirinya konsisten bersepeda setiap hari minimal 100 Kilometer.

Habibie percaya target 12 hari sampai di Sabang bisa tercapai.

Habibie tidak hanya melakukan persiapan fisik. Dirinya juga menggalang dukungan sembari memohon restu dari sejumlah tokoh di Riau.

Satu di antaranya OK Nizami Djamil yang merupakan tokoh Riau dan penulis buku perjuangan Sultan Syarif Kasim II .

Satu buku OK Nizami Djamil menginspirasi napak tilas jejak perjuangan Sultan Syarif Kasim II menuju titik nol kilometer di Sabang, Provinsi Nangroe Aceh Darussalam. Ia juga meminta dukungan sejumlah tokoh di Riau.

BACA JUGA :

Masjid dan Musala di Kelurahan Zona Merah Kota Pekanbaru Diimbau Tidak Gelar Salat Tarawih Berjamaah

Napak Tilas Perjuangan Sultan Syarif Kasim II, Pria ini Gowes Menuju Titik Nol Kilometer

Mereka di antaranya Datuk Seri Syahril Abubakar (Ketua Harian LAMR), Datuk Seri Al Azhar (Ketua Majelis Kerapatan Adat LAMR) hingga Prof Susi Endrini (Rektor Universitas Abdurrab).

Habibie juga mendapat dukungan dari Azaly Djohan, Masrul Kasmy (Pjs Sekda Riau), Tengku Rusli Ahmad (Ketua PW NU Riau), Nofrizal (Wakil Ketua DPRD Pekanbaru), Kasten Harianja (Tokoh Muda Riau).

"Semuanya memberi dukungan untuk pejalanan ini, saya berterima kasih atas dukungan yang sudah diberikan sebelum memulai napak tilas ini," jelasnya , Jumat (2/4/2021) lalu.

Dirinya juga sudah melakukan serangkaian latihan fisik sebelum memulai perjalanannya. Ia secara konsisten bersepeda setiap hari sebagai transportasi pergi dan pulang bekerja.

Pria 41 tahun selalu bersepeda setiap harinya dengan target minimal jarak 70 kilometer dalam sehari. Setiap harinya ia berkeliling memutari Kota Pekanbaru

"Saya juga sering pulang ke Duri ke tempat ibunda saya dengan bersepeda Pekanbaru-Duri," jelasnya.

BACA JUGA :

Buka Kembali, Harga Tiket Bioskop Kini Menjadi Lebih Murah

Bermodal Kartu Indonesia Pintar, Anak Buruh Batu Bata Ini Bisa Kuliah di Unilak Secara Gratis

Pria kelahiran Duri, Kabupaten Bengkalis ini menggunakan sepeda Federal untuk menjalani napak tilas jejak Sultan Syarif Kasim II . Ia biasa menggunakan sepeda produk dalam negeri itu untuk aktivitas  sehari-hari.

Sepeda Federal ini asli buatan Astra Federal adalah produksi dalam negeri sama seperti sepeda Polygon. Ia mengaku mutunya berkualitas.

Namun sayangnya Astra Federal sudah tidak lagi produksi sepeda sejak tahun 1996. Sepeda ini pun kini jadi buruan para kolektor.

Dirinya menggunakan sepeda sebagai alat transportasi setiap hari. Jenis sepeda Federal miliknya memang biasa saja.

Namun ia yakin sepeda itu tangguh karena sudah sering membawanya gowes jauh di atas 100 kilometer.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved