Kuliner di Bengkalis

Rintis Usaha Kuliner Berbahan Biji Getah, Wanita di Bengkalis ini Hasilkan Omset Jutaan Rupiah

Hingga kini belum banyak yang tahu bahwa biji getah atau biji parah bisa diolah menjadi makanan yang nikmat.

Editor: Theo Rizky
Istimewa
UMKM Milik Dewi Melinda Berhasil Harumkan Nama Bengkalis dengan mengolah Biji Getah Jadi Makanan 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, BENGKALIS - Belum banyak yang tahu bahwa biji getah atau biji parah bisa diolah menjadi makanan yang nikmat.

Ini yang dibuktikan oleh Dewi Melinda (28) warga desa Berancah Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis .

Bahkan hasil olahan biji getahnya menjadi cemilan lezat yang menghasilkan omset jutaan rupiah perbulannya.

Dewi sendiri awalnya juga tidak menyangka biji getah bisa menjadi makanan, semua berawalnya di tahun 2005 lalu dirinya sering menemani orangtuanya ke kebun karet miliknya.

Selayaknya kebun karet pada umumnya banyak berserakan biji getah yang gugur dari pohonya.

Melihat biji getah yang berserakan inilah Dewi terpikir untuk membawa pulang dan mengolahnya.

"Kami coba kumpulkan dan membawa pulang biji getah ke rumah. Kemudian di rumah kami pecahkan dan ambil isinya. Melihat isi dalam biji getah ini ternyata cantik dan harum, waktu itulah kami berpikir mungkin bisa diolah untuk makanan ternak," cerita Dewi belum lama ini.

BACA JUGA :

Dapur Al Fairuz Sajikan Masakan Khas Bengkalis, Daging & Ayam Masak Putih Paling Favorit

Terkenal dengan Kain Tenun Lejo, Kini Warga Desa Teluk Latak Bengkalis Kembangkan Batik Tenun

Biji getah yang sudah diambil isinya ini dihaluskan oleh Dewi. Isi biji yang sudah halus inilah dijadikan pakan ternak ayam peliharaanya.

"Waktu itu kami buat eksperimen kecil kecilan, dengan mengurung ayam ternak kami, sebagian kami kasih pakan ternak biasa, sebagian lagi kami kasihkan pakan olahan biji getah yang dbuat sendiri" ceritanya.

Ternyata setelah beberapa bulan ayam yang diberikan pakan ternak dari olahan biji getah ini jauh lebih sehat, berat badannya juga bertambah.

Ayam yang diberikan pakan biji getah ini bisa lebih bertahan dari penyakit ayam, dibandingkan ayam dengan pakan biasanya

Melihat hasil yang memuaskan, Dewi kembali bepikir, kemungkinan olahan biji getah ini bisa dijadikan makanan untuk manusia.

Dewi mencoba mengolah lagi biji getah ini dengan cara otodidak, kurang lebih dua tahun dirinya bereksperimen untuk mengolah biji getah ini agar bisa dikonsumsi.

"Setelah beberapa kali mencoba kami dapatkan cara mengolahnya, butuh waktu tujuh hari pengelolaannya, dari biji getah untuk menjadi tepung dan digunakan untuk membuat makanan," terang Dewi.

UMKM Milik Dewi Melinda Berhasil Harumkan Nama Bengkalis dengan mengolah Biji Getah Jadi Makanan
UMKM Milik Dewi Melinda Berhasil Harumkan Nama Bengkalis dengan mengolah Biji Getah Jadi Makanan (Dok Tribun Pekanbaru)

Tepung dari olahan inilah yang digunakan Dewi untuk membuat makanan. Diantaranya membuat keripik, kue biskuit bahkan brownies dan sejumlah makanan cemilan lainnya.

"Awalnya kue yang kita buat ini hanya untuk konsumsi sendiri bersama keluarga. Karena ini baru percobaan takut-takut beracun pula," tambahnya.

Tidak disangka, kue yang dibuatnya dari tepung olahan biji getah ini ternyata enak. Tidak ada efek samping dirasakan dirinya dan keluarga setelah memakannya.

BACA JUGA :

Ubah Image Negatif, Pemuda Ini Gagas Kampung Quran Desa Jangkang Bengkalis

Tidak Ada Lampion di Jalan Sekitar Klenteng, Perayaan Imlek Bengkalis Tahun Ini Dibuat Sederhana

"Kami coba juga memberikan makanan olahan ini kepada tetangga dan warga sekitar.Ternyata banyak yang suka, sejak tahun 2007 kami mulai menjual cemilan dari bahan biji getah disekitaran tempat tinggal" kata Dewi.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved