Ramadan 1442H

Ini Imbauan MUI Riau Terkait Pelaksanaan Ibadah Selama Bulan Ramadan

MUI menyarankan agar para mubaligh yang akan melaksanakan tabligh terlebih dahulu divaksinasi sehingga terhindar dari Covid-19 .

Dok Tribun Pekanbaru
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Riau, Ilyas Husti 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Riau, Ilyas Husti menyebut masyarakat diperbolehkan beribadah di masjid di bulan Ramadan tetapi harus waspada menghadapi pandemi Covid 19. Hanya saja harus mematuhi peraturan yang sudah ditetapkan pemerintah.

"Berdasarkan surat dari menteri kita sudah diperbolehkan beribadah di masjid, begitu juga kebijakan Pemda dan Pemprov. Baru-baru ini kan sudah keluar surat edaran menteri agama nomor 3 tahun 2021 yang isinya adalah panduan ibadah di bulan Ramadan kemudian juga panduan pelaksanaan idul Fitri. Ini menjadi acuan bagi kita," jelas Ilyas Husti kepada Tribunpekanbarutravel.com Kamis, (8/4/2021).

Ilyas mengingatkan perkembangan Covid-19 yang secara kuantitas bertambah setiap hari khususnya di Provinsi Riau , dan laporan yang berada di zona kuning dan merah agar melakukan ikhtiar menjaga diri di bulan Ramadhan.

Atas hal ini, MUI menyarankan agar para mubaligh yang akan melaksanakan tabligh terlebih dahulu divaksinasi sehingga terhindar dari Covid-19 .

BACA JUGA :

Tradisi Balimau Kasai di Kampar Kembali Ditiadakan Tahun Ini

Hiburan Malam di Kota Pekanbaru Harus Tutup Selama Ramadan

"Saya mengimbau kepada khotib, mubaligh, imam dan pengurus masjid ini mari kita laksanakan (vaksin) karena ini memelihara diri kita dari segala bentuk bencana. Kalau kita terpelihara tentu kita juga memelihara keluarga kita,"ujarnya.

Selain itu Kebersihan masjid juga menjadi satu hal yang perlu dipastikan oleh pengurus masjid.

"Kita menghimbau pengurus masjid untuk mensterilkan masjid dengan menyemprot desinfektan minimal satu kali sehari,"harapnya.

Ia pula berharap fasilitas masjid dilengkapi untuk beribadah termasuk dengan aturan protokol kesehatan.

"Menyediakan cuci tangan atau hand sanitizer di pintu masjid. Kemudian juga menggulung tikar dan hanya menggunakan lantai. Kemudian juga mengatur jarak satu meter,"ujarnya.

BACA JUGA :

Warga Bersyukur Arab Saudi Keluarkan Izin Umrah di Bulan Ramadan

Biaya Haji Naik Rp 9,1 Juta, Pihak Travel di Pekanbaru Legowo, Ini Alasannya

Ia juga meminta jamaah agar memperhatikan kondisinya. Apabila dirasa sakit lebih baik di rumah saja.

"Jamaah yang sakit atau bersuhu tinggi sebaiknya di rumah saja, sama saja itu. Pahalanya juga sama, kita menjaga orang lain,"jelasnya.

Ia mengingatkan bahwa pandemi belum selesai dan menjaga diri adalah bagian dari ikhtiar dalam ibadah.

"Jangan lupa menggunakan masker, jangan dianggap sekarang sudah aman,"ujar mantan Pembantu Rektor II UIN ini

Pekansikawan Bakal Punya Moda Transportasi Yang Terintegrasi

CGV Hadirkan Program Sultan, Puas-puasin Nonton Film di Bioskop Secara Privat

Jumlah Wisman ke Riau Meningkat 200 Persen, Ini Penjelasan BPS Riau

Pasar Ramadan di Kota Pekanbaru Harus Punya Rekomendasi dari Camat

Ikuti kami di
Editor: Theo Rizky
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved