Naiknya Biaya Haji Dinilai Memberatkan, Asita Riau Berharap Pemerintah Bisa Berikan Subsidi

Adanya wacana kenaikan biaya ibadah haji tahun 2021 sebesar Rp 9,1 juta dinilai akan cukup memberatkan masyarakat

Tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Sejumlah calon jemaah haji dari Kecamatan Rumbai dan Rumbai Pesisir melakukan manasik haji di Lapangan Mesjid Dakwah, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Jumat (6/7/2018). Manasik haji merupakan suatu bentuk latihan yang dilakukan calon jemaah haji sebelum melakukan haji yang sebenarnya di tanah suci 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL,COM, PEKANBARU - Adanya wacana kenaikan biaya ibadah haji tahun 2021 sebesar Rp 9,1 juta dinilai akan cukup memberatkan masyarakat

Walau dalam penghitungan tersebut memang seharusnya terjadi karena peningkatan fasilitas demi mencegah penularan Covid-19

Wakil Ketua Bidang Kelembagaan dan Pemerintah DPP Association of Indonesia Tour and Travel Agency (Asita) Riau Dede Firmansyah mengatakan, pihaknya mengharapkan pemerintah bisa membantu masyarakat yang akan melaksanakan ibadah haji dengan memberikan subsidi untuk biaya tambahan.

"Dalam masa pandemi ini, perekonomian masyarakat belum pulih sepenuhnya. Jika biaya haji naik, banyak masyarakat menengah ke bawah yang batal naik haji tahun ini, kemungkinan itu bisa terjadi," kata Dede kepada Tribun, Senin (19/4/2021).

Sebagaimana direncanakan pihak Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), penyelenggaraan ibadah haji tahun ini mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Dari kisaran Rp 35 juta, menjadi Rp 44 juta, dengan kalkulasi pembengkakan biaya untuk menopang pos kesehatan di masa pandemi Covid-19 .

BACA JUGA :

Semakin Mudah, Daftar Haji di Siak Tak Perlu ke Kantor Kemenag, Cukup Manfaatkan Siskohat Mobile

Gubri Syamsuar Larang Warga Riau Mudik Lokal Saat Lebaran Idul Fitri Nanti 

"Kalau disebut butuh, ya sangat butuh layanan lebih dimasa pandemi ini, tapi angka tersebut sangat berat bagi orang-orang yang kurang mampu. Maka dari itu sangat kita harapkan pemerintah mengalokasikan dana untuk mengatasi pembengkakan biaya ini," ujarnya.

Dede juga mengharapkan adanya keberpihakan dari legislatif DPR RI untuk memudahkan masyarakat dalam melaksanakan ibadah haji tahun ini melalui kebijakan untuk membantu masyarakat. 

"Kita juga harapkan adanya keberpihakan anggota DPR RI untuk menyikapi peraoalan ini, karena ini pasti akan menjadi persoalan nanti. Jangan tunggu masanya, pas bermasalah, baru sibuk semua nanti. Kasihan masyarakat, mengumpulkan uang dengan jual tanah, jual sapi, dan lainnya. Sudah terdampak Covid, tidak dapat apa-apa, ditambah naiknya biaya haji, sangat kasihan sekali. Apalagi mereka yang ikut haji reguler ini merupakan mayoritas menengah ke bawah," tuturnya. 

Perpustakaan Tenas Effendy Kota Pekanbaru Kini Buka Setiap Hari

70 Varian Menu Dihadirkan dalam Paket Buka Puasa di The Zuri Hotel Pekanbaru

Pembangunan Tol Pekanbaru-Bangkinang Digesa, Overpass & Underpass Jadi Pekerjaan yang Masih Tersisa

Jamaah Masjid An Nur Wajib Bawa Perlengkapan Salat Sendiri

Ikuti kami di
Editor: Theo Rizky
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved