Kota Pekanbaru

Sejumlah Driver Ojol di Pekanbaru Dapat Order Fiktif, Isi WA dari Pemesan: Selamat Anda Kena Prank

Karena kasihan, akhirnya sekuriti Unilak membayar makanan yang diantar ojek online yang menerima order fiktif tersebut

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
Istimewa
Salah satu pengemudi ojek online yang mendapat order fiktif untuk mengatar makanan di kampus Unilak 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Sejumlah pengemudi ojek online tertipu order fiktif oleh orang yang tidak bertanggung jawab, bahkan tindak penipuan tersebut terjadi berulang-ulang dengan aplikasi yang berbeda-beda.

Hal ini terjadi di lingkungan kampus Universitas Lancang Kuning (Unilak), diceritakan Rektor Unilak Dr Junaidi, Jumat (30/4/2021) , kejadian yang terbaru terjadi pada dua hari terakhir ini.

“Driver ojek online Maxim mengantarkan pesanan makanan ke lingkungan Kampus Unilak, kemudian sampai di kampus disambut ramah oleh petugas sekuriti, saat driver online menanyakan tujuan si pemesan makanan, ternyata yang disebutkan tadi tidak pernah melakukan pemesanan makanan, dan sudah dikonfirmasi,” kata Junaidi.

Dilanjutkannya, karena kasihan, akhirnya sekuriti Unilak membayar makanan yang diantar ojek online, “dan ini terjadi dua hari berturut-turut,” ujarnya.

Selanjutnya layanan online pesan antar makanan yang juga dilakukan driver Gojek dan Grab .

BACA JUGA :

Sah, Pemprov Riau Resmi Serahkan Pasar Cik Puan ke Pemko Pekanbaru

Kasus Covid di Riau Masih Tinggi, Gubri Tegaskan Daerah Zona Merah Covid-19 Dilarang Mudik Lokal

“Datang ke kampus Unilak, antar makanan dan ternyata fiktif lagi. Beberapa makanan yang dipesan kopi starbuck, nasi padang, dan lain lain. Bahkan jumlahnya sampai ratusan ribu,” kata Junaidi.

Anehnya, tambah Junaidi lagi , saat makanan sampai, ojek online mendapatkan pesan WA ‘Selamat anda kena prank', dalam minggu ini sudah ada enam driver ojek online yang mendapat order fiktif dengan tujuan ke kampus Unilak

“Bukti-bukti percakapan dari orang yang tidak bertanggung jawab telah dipegang, dan sekuriti Unilak sempat menghubungi namun tidak diangkat,” ujar Junaidi.

Untuk itu, ia mengimbau pihak pengelola ojek online juga harus mengedukasi mitra driver agar hati-hati dalam menerima pesanan.

Pihak Unilak tidak bertanggung jawab jika ada kasus pemesanan makanan fiktif yang melibatkan atau mengatasnamakan karyawan dan dosen Unilak

Wako Pekanbaru Imbau Masyarakat Hindari Mudik Lebaran 2021

Pos Perbatasan Kuansing-Sumbar Aktif, Ini Ketentuannya Bagi Warga yang Melintas

Pegawai ASN di Pemko Pekanbaru yang Memaksa Mudik Lebaran Tahun Ini Terancam Kena Sanksi

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved