Idul Fitri 1442H

Butuh Uang Baru Untuk Lebaran, Silahkan Tukar di Seluruh Kantor Bank di Provinsi Riau

Semenjak Pandemi Covid-19 ini BI Riau tidak ada membuka tempat penukaran uang baru untuk Lebaran Idul Fitri 1442 H .

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Suasana penukaran uang di sebuah bank di Pekanbaru beberapa waktu lalu 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Lebaran Idul Fitri 1442 H hanya tinggal beberapa hari saja, dan biasanya rutinitas yang sering dilakukan masyarakat adalah menukar uang baru untuk menyemarakkan lebaran.

Biasanya tempat penukaran yang sering dituju adalah Bank Indonesia (BI), begitu juga di Riau. 

Namun semenjak Pandemi Covid-19 ini BI Riau tidak ada membuka tempat penukaran uang baru untuk Lebaran Idul Fitri 1442 H .

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau Bidang Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah, dan Manajemen Internal Asral Mashuri mengatakan, untuk penukaran uang baru Rp 1.000 sampai Rp 20.000 tidak dibuka di BI dan penukarannya hanya di perbankan seluruh Riau.

"Jadi bagi masyarakat Riau yang ingin menukar uang baru langsung saja ke kantor Perbankan, karena BI saat ini tidak buka untuk penukaran uang baru," ujar Asral Mashuri, Minggu (2/5/2021).

Tapi bagi yang ingin menukaran uang baru edisi khusus Rp 75.000, masyarakat bisa melakukan dengan memesan terlebih dahulu melalui aplikasi penukaran PINTAR (https://pintar.bi.go.id).

Syarat penukaran uang cukup menggunakan 1 KTP untuk menukarkan maksimal 100 lembar UPK 75 RI setiap harinya. Penukaran tersebut pun dapat diulang setiap hari berikutnya.

"Penukaran UPK Rp 75.000 di kantor BI Riau sudah habis baik itu saldo awal 2 juta bilyet dan tambahan 500 ribu bilyet.Jadi bagi masyarakat Riau yang ingin menukar uang UPK Rp 75.000 bisa langsung datang ke kantor bank yang ada di Riau,"

Terkait adanya keraguan uang Rp 75.000 bisa digunakan untuk transaksi, Bank Indonesia sudah menegaskan, uang Rp 75.000 sebagai alat pembayaran yang sah.

Sehingga masyarakat seharusnya tidak ragu untuk menggunakan uang tersebut sebagai alat transaksi di dalam negeri.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved