Dampak Virus Corona di Riau

Perlu Diketahui, Inilah Kriteria Zonasi Covid-19 dari Zona Hijau Hingga Zona Merah

Kriteria zonasi pengendalian wilayah hingga tingkat RT dapat dilihat pada Intruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2021

Editor: Theo Rizky
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Pemeriksaan kesehatan melalui rapid swab test digelar di halaman Masjid di Kantor DPRD Provinsi Riau , Pekanbaru, Minggu (9/8/2020) lalu. 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Pemerintah kini mewacanakan kebijakan pembatasan untuk salat Idul Fitri 1442 Hijriah . Kebijakan ini akan diambil karena melonjaknya kasus positif Covid-19 .

Gubernur Riau, Syamsuar menegaskan, pelaksanaan Salat Idul Fitri di wilayah yang masuk zona merah dan oranye agar dilakukan di rumah saja.

"Arahan pak menteri agama sudah sangat jelas dan tegas, bahwa untuk daerah yang zona merah dan orange lebih baik shalat di rumah," kata Syamsuar, Senin (3/5/2021).

Pemprov Riau akan mengeluarkan kebijakan ini secara resmi setelah melakukan rapat dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau. Rapat diagendakan pada Selasa (4/5/2021).

Syamsuar mengatakan, wilayah yang berstatus zona kuning dan hijau diperbolehkan Salat Idul Fitri di masjid atau di lapangan. Namun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

BACA JUGA :

Kasus Covid-19 di Pekanbaru Sangat Mengkhawatirkan, Silaturahmi Secara Virtual Saja

Larangan Mudik Lebaran Idul Fitri 2021, Polda Riau Dirikan 58 Pos Penyekatan

Lalu, apa saja kriteria pembagian zona tersebut? Kriteria zonasi pengendalian wilayah hingga tingkat RT dapat dilihat pada Intruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2021 tertanggal 5 Februari 2021.

Mendagri mengintruksikan Pemerintah Daerah tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro.

Berikut ini kriteria pembagian zonasi Covid-19 tersebut :

a. Zona Hijau :
- tidak ada kasus COVID-19 di satu RT
- skenario pengendalian dilakukan dengan surveilans aktif
- seluruh suspek dites dan pemantauan kasus tetap dilakukan secara rutin dan berkala.

b. Zona Kuning :
- terdapat 1 (satu) sampai dengan 5 (lima) rumah dengan kasus konfirmasi positif dalam satu RT selama 7 (tujuh) hari terakhir
- skenario pengendalian adalah menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat
- melakukan isolasi mandiri untuk pasien positif dan kontak erat dengan pengawasan ketat.

c. Zona Oranye :
- terdapat 6 (enam) sampai dengan 10 (sepuluh) rumah dengan kasus konfirmasi positif dalam satu RT selama 7 (tujuh) hari terakhir
- skenario pengendalian adalah menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat
- melakukan isolasi mandiri untuk pasien positif dan kontak erat dengan pengawasan ketat
- menutup rumah ibadah, tempat bermain anak dan tempat umum lainnya kecuali sektor esensial.

d. Zona Merah
- terdapat lebih dari 10 (sepuluh) rumah dengan kasus konfirmasi positif dalam satu RT selama 7 (tujuh) hari terakhir
- skenario pengendalian adalah pemberlakuan PPKM tingkat RT yang mencakup :
1. menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat;
2. melakukan isolasi mandiri/terpusat dengan pengawasan ketat;
3. menutup rumah ibadah, tempat bermain anak dan tempat umum lainnya kecuali sektor esensial;
4. melarang kerumuman lebih dan 3 (tiga) orang
5. membatasi keluar masuk wilayah RT maksimal hingga Pukul 20.00; dan
6. meniadakan kegiatan sosial masyarakat di lingkungan RT yang menimbulkan kerumuman dan berpotensi menimbulkan penularan.

Sejumlah Driver Ojol di Pekanbaru Dapat Order Fiktif, Isi WA dari Pemesan: Selamat Anda Kena Prank

Kasus Covid di Riau Masih Tinggi, Gubri Tegaskan Daerah Zona Merah Covid-19 Dilarang Mudik Lokal

Target Tuntas Tahun Ini, Pembebasan Lahan Tol Pekanbaru-Bangkinang Tersisa 10 Km Lagi

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved