Dampak Virus Corona di Riau

Mudik Lokal di Riau Dilarang, Gubri Syamsuar Surati Bupati dan Walikota

Ia menyebut keputusan ini berdasarkan atas pertimbangan semakin meningkatnya kasus positif Covid-19 dan pasien meninggal dunia diatas usia 50 tahun

Editor: Theo Rizky
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Sejumlah kendaraan melewati Jalan Raya Lintas Pekanbaru-Bangkinang beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Gubernur Riau Syamsuar kini menegaskan mudik lokal antar kabupaten/kota di Provinsi Riau tidak diizinkan atau dilarang.

Ia menyebut keputusan ini berdasarkan atas pertimbangan semakin meningkatnya kasus positif Covid-19 dan pasien meninggal dunia diatas usia 50 tahun.

"Untuk antisipasi dalam hal mudik lebaran, kami juga telah membuat surat edaran, dan juga instruksi gubernur dalam hal ini tentunya untuk Provinsi Riau dimana kita juga bersama dengan Forkopimda telah membuat himbauan bersama," kata Syamsuar, Senin (3/5/2021).

Gubri Syamsuar mengingatkan agar masyarakat mematuhi imbauan tersebut. Sebab kebijakan ini diambil untuk menyelamatkan keluarga dan masyarakat luas.

Dengan tidak mudik, berarti sudah ikut andil tidak menularkan Covid-19 kepada keluarga di kampung. 

"Harapan kita mudah-mudahan masyarakat mengikuti semua imbauan dari pemerintah agar tidak mudik, ini untuk keselamatan kita semua," ujarnya.

BACA JUGA :

Wako Pekanbaru Akan Terbitkan Instruksi Pembatasan Jadwal Tempat Usaha Cuma Sampai Jam 20.00 WIB

Perlu Diketahui, Inilah Kriteria Zonasi Covid-19 dari Zona Hijau Hingga Zona Merah

Gubri Syamsuar telah mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada bupati dan walikota se Provinsi Riau.

Sehingga tidak ada alasan lagi bagi kabupaten kota untuk tidak menjalankan larangan mudik lokal ini. 

"Surat edaranya sudah kami sampaikan kepada para bupati, dan juga imbauan kami kepada masyarakat Riau. Tidak hanya mudik ke luar provinsi, tetapi juga mudik didalam lingkup kabupaten/kota juga termasuk kami tidak kami izinkan. Mulai tanggal 6 sampai 17 Mei yang akan datang," katanya. 

BACA JUGA :

Wako Pekanbaru Persilahkan Pedagang Makanan Buka Malam Hari, Tapi Hanya Terima Layanan Take Away

Larangan Mudik Lebaran Idul Fitri 2021, Polda Riau Dirikan 58 Pos Penyekatan

Menurutnya hasil pelarangan mudik lokal antar kabupaten/kota di Riau atas pertimbangan kasus positif Covid-19 meningkatkan.

Ini semua adalah setelah melihat angka meningkatnya pertumbuhan pasien Covid-19 di Provinsi Riau meningkat. 

"Kemudian, juga tentunya dengan ketersediaan yang berkaitan ruangan ICU terutama, pada akhir-akhir ini banyak yang berat terjadi di Riau. Walaupun kasus positif nya memang lebih tinggi pada umur 18-40 tahun. Tapi angka meninggalnya diatas 50 tahun. Oleh karena itu, kami sepakat dengan Forkompinda bahwa pembatasan mudik diberlakukan seluruh kabupaten/kota di Provinsi Riau," kata Gubri Syamsuar .

Sejumlah Driver Ojol di Pekanbaru Dapat Order Fiktif, Isi WA dari Pemesan: Selamat Anda Kena Prank

MUI Riau Sepakat Pelaksanaan Salat Idul Fitri di Rumah untuk Daerah Zona Merah

Antisipasi Praktik Penyalahgunaan Alat Antigen Bekas, Satgas Covid-19 Riau Akan Lakukan Sidak

Polres Kampar Aktifkan Pos Pemeriksaan Peniadaan Mudik Lebaran, Ini Lokasinya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved