Dampak Virus Corona di Riau

Gubri Syamsuar Minta Semua OPD Kandangkan Seluruh Mobil Dinasnya, Jangan Sampai Dibawa Mudik

Gubernur Riau Syamsuar menginstruksikan kepada seluruh pejabat dan ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau untuk mengandangkan kendaraan dinasnya

Editor: Theo Rizky
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Sejumlah mobil dinas diparkir di halaman belakang rumah dinas gubernur Riau, Pekanbaru, Kamis (30/5/2019). Pemerintah Provinsi Riau tegas melarang mobil dinas untuk mudik lebaran, hal ini sesuai instruksi langsung oleh Gubernur Riau Syamsuar soal larangan pejabat dan ASN menggunakan mobil dinas untuk mudik lebaran. 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Gubernur Riau Syamsuar menginstruksikan kepada seluruh pejabat dan ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau untuk mengandangkan kendaraan dinasnya diparkiran kantor masing-masing.

Instruksi ini ditujukan kepada kepala dinas dan kepala badan agar seluruh kendaraan dinas di masing-masing OPD yang dipimpinnya tidak ada yang dibawa pulang, apalagi dibawa mudik. 

Perintah tersebut tertuang dalam Surat Perintah Gubernur Riau tentang Penertiban Kendaraan Dinas.

 Dalam surat perintah tersebut, Syamsuar meminta seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau untuk mengumpulkan mobil dinas maupun kendaraan operasional di halaman parkir kantor instansi masing-masing. 

"Iya mulai hari ini kita lakukan pengumpulan kendaraan dinas pejabat dan kendaraan operasional.  Itu koordinatornya BPKAD Riau," kata Penjabat (PJ) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Masrul Kasmy, Rabu (5/5/2021). 

BACA JUGA :

Bertambah Empat Orang, Total Ada Lima Warga India Positif Covid-19 Masuk ke Riau

Digelar Secara Daring, Pacu Jalur Fantasi Berhasil Mengobati Kerinduan Pecinta Jalur

Masrul mengatakan, pengumpulan kendaraan dinas pejabat Pemprov Riau ini menindaklanjuti SE Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) tentang pembatasan kegiatan berpergian ke luar daerah atau mudik saat libur lebaran bagi ASN di massa pandemi Covid-19 .

"Intinya ada perintah pengumpulan mobil dinas mulai 5-17 Mei 2021, karena ini berkaitan dengan adanya kebijakan larangan mudik. Dengan begitu kita lebih bisa mengontrol aparatur kita dengan mengumpulkan sementara mobil yang dipakai pejabat ke pengelola barang/aset," ujarnya. 

Masrul menegaskan, setelah dikumpulkan di masing-masing kantor dinas, badan dan biro. Selanjutnya kunci kendaraan diserahkan BPKAD Riau dan akan mengecek kendaraan.

BACA JUGA :

Perlu Diketahui, Inilah Kriteria Zonasi Covid-19 dari Zona Hijau Hingga Zona Merah

Mudik Lokal di Riau Dilarang, Gubri Syamsuar Surati Bupati dan Walikota

"Apabila ada selisih antara jumlah kendaraan dinas yang tercatat dalam KIB, dengan jumlah kendaraan dinas yang terkumpul, maka kepala OPD harus bisa menjelaskan. Misalnya kendaraan operasional digunakan untuk apa dan lainnya," ujarnya.

Namun kata Masrul, tidak semua kendaraan dinas dikandangkan di parkiran masing-masing kantornya. Jika mengacu kepada surat perintah Gubernur Riau ada pengecualian kendaraan yang tidak dikumpulkan untuk kepentingan kedinasan. 

Seperti kendaraan dinas Sekda, para Asisten, dan Staf Ahli di Sekretariat Daerah Provinsi Riau . Termasuk kendaraan dinas kepala OPD tidak dikumpulkan. Kemudian kendaraan dinas yang digunakan untuk operasional di Dinas Kesehatan, RSUD Arifin Achmad, RSUD Petala Bumi, RSJ Tampan, Dinas Perhubungan, Dinas PUPR-PKPP, Diskominfotik, Disnakertrans, BPBD, Satpol PP, Biro Umum, Biro Adpim, dan Bidang Pengelolaan Barang Milik Daerah BPKAD Riau. 

Larangan Mudik Lebaran Idul Fitri 2021, Polda Riau Dirikan 58 Pos Penyekatan

Wako Pekanbaru Persilahkan Pedagang Makanan Buka Malam Hari, Tapi Hanya Terima Layanan Take Away

Sah, Pemprov Riau Resmi Serahkan Pasar Cik Puan ke Pemko Pekanbaru

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved