Dampak Virus Corona di Riau

Pos Penyekatan Aktif, Begini Nasib Para Pegawai Pelalawan yang Tinggal di Pekanbaru

Secara resmi pos penyekatan pemudik di perbatasan provinsi maupun kabupaten dan kota kini sudah diaktifkan

Editor: Theo Rizky
Dok Tribun Pekanbaru
Bupati Pelalawan H Zukri bersama Forkopimda meninjau posko penyekatan mudik di Jalan Lintas Timur Simpang Beringin Kecamatan Bandar Seikijang, Senin (03/05/2021) lalu.  

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PELALAWAN - Secara resmi pos penyekatan pemudik di perbatasan provinsi maupun kabupaten dan kota kini sudah diaktifkan , Kamis (6/5/2021).

Ada tiga pos penyekatan yang didirikan oleh Polres Pelalawan bekerjasama dengan instansi lainnya dan dijaga ketat oleh petugas gabungan.

Padahal banyak Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun honorer yang bekerja di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah KabupatenPelalawan tinggal di Kota Pekanbaru .

Setiap hari kerja mereka bolak-balik dari Pekanbaru-Pangkalan Kerinci pada pagi hari dan kembali lagi pada sore hari setelah pulang kerja. Lantas bagaimana nasib mereka.

Disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pelalawan, Fakhrurrozy, para pegawai yang tinggal di Pekanbaru akan dibekali surat keterangan.

Dalam surat itu akan dijelaskan bahwa yang bersangkutan berdinas di Pelalawan meski tinggal di Kota Bertuah .

BACA JUGA :

Gubri Syamsuar Minta Semua OPD Kandangkan Seluruh Mobil Dinasnya, Jangan Sampai Dibawa Mudik

Bertambah Empat Orang, Total Ada Lima Warga India Positif Covid-19 Masuk ke Riau

Surat tersebut yang akan ditunjukkan oleh pegawai kepada petugas pos penyekatan saat dilakukan pemeriksaan di perbatasan.

"Jadi setiap pegawai diberikan surat keterangan yang ditandatangani oleh pimpinan OPD masing-masing atau kepala dinasnya. Itu sudah diberikan sejak kemarin," terang Fakhrurrozy.

Dijelaskannya, dalam aturan dibunyikan jika surat tugas bagi pegawai diteken oleh pejabat minimal setingkat eselon ll atau kepala dinas, kepala badan, serta sederajatnya.

Jadi pegawai yang bersangkutan tinggal menunjukan surat tersebut kepada petugas penjaga Posko agar diizinkan keluar masuk Pelalawan maupun Kota Pekanbaru .

BACA JUGA :

Kasus Covid-19 di Kabupaten Siak Memuncak, Istana Siak Kembali Ditutup

Mudik Lokal di Riau Dilarang, Gubri Syamsuar Surati Bupati dan Walikota

Setiap melintas, pegawai akan melewati dua pos di perbatasan yakni pos penyekatan Polresta Pekanbaru di daerah Kulim dan Pospam Polres Pelalawan di Simpang Beringin Kecamatan Bandar Seikijang.

Selain itu, lanjut Fakhrurrozy, bagi pegawai yang melakukan perjalanan dinas untuk kebutuhan mendesak atau urgen akan dibekali dengan Surat Tugas (ST) dari pimpinan yang bersangkutan. Itu juga berlaku saat ditunjukan kepada petugas pos. 

"Jadi tidak ada alasan untuk tidak masuk kantor selama penyekatan perbatasan diberlakukan," tandas mantan Camat Pangkalan Kerinci ini.

Larangan Mudik Lebaran Idul Fitri 2021, Polda Riau Dirikan 58 Pos Penyekatan

Wako Pekanbaru Persilahkan Pedagang Makanan Buka Malam Hari, Tapi Hanya Terima Layanan Take Away

Kasus Covid-19 di Pekanbaru Sangat Mengkhawatirkan, Silaturahmi Secara Virtual Saja

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved