Dampak Virus Corona di Riau

Pihak Mal di Pekanbaru Dukung Penutupan Mal Jelang Lebaran Untuk Putus Mata Rantai Covid-19

Terkait penutupan itu tentunya secara ekonomi ini pukulan yang cukup berat bagi pedagang-pedagang yang ada dipusat perbelanjaan

Editor: Theo Rizky
Istimewa
Suasana pintu masuk Mal SKA Pekanbaru beberapa waktu lalu 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru telah membuat beberapa kebijakan terkait Idul Fitri di tengah meroketnya kasus Covid-19 .

Diantaranya adalah dipastikan mal, pusat perbelanjaan dan tempat wisata ditutup selama tiga hari. Sehari sebelum lebaran, hari raya, dan sehari setelah lebaran.

Terkait penutupan pusat perbelanjaan itu Corporate Secretary PT Bima Sakti Pertiwi Tbk Mal Pekanbaru Riza Budi mengatakan, sebagai pelaku usaha tentu akan mendukung setiap keputusan pemerintah. "Jadi kami akan mematihi SE Walikota Pekanbaru itu," ujar Riza Budi.

Memang terkait penutupan itu tentunya secara ekonomi ini pukulan yang cukup berat bagi pedagang-pedagang yang ada dipusat perbelanjaan, karena biasanya di minggu terakhir sebelum lebaran ini tingkat kunjungan cukup tinggi

"Tapi tentu kita lebih mengedepan kepentingan yang lebih besar untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini, dan kita akan  patuh terhadap keputusan pemerintah tersebut," ucap Riza. 

GM Mal SKA Pekanbaru Agus Salim juga mendukung SE Walikota Pekanbaru itu. "Untuk itu mulai tanggal 11-13 Mei kami akan beroperasi sesuai petunjuk," ujar Agus Salim belum lama ini.

Apalagi tambah Agus, tahun lalu sudah pernah dicoba pihaknya buka terbatas. "Tenant yang buka itu adalah usaha kebutuhan pokok, usaha kesehatan dan cafe/resto layanan take away," ucap Agus.

BACA JUGA :

Aprindo Tolak Penutupan Ritel di Pekanbaru Jelang Lebaran

Tenaga Kesehatan Senang Bisa Manfaatkan Promo Menginap Rp 10 Ribu di Hotel Dafam

Sementara itu, seorang warga bernama Dedi yang ditemui Tribunpekanbarutravel.com di Mal SKA Pekanbaru sangat sepakat Mal tutup 11-13 Mei itu, karena pemerintah juga melarang melakasanakan Salat Idul Fitri 1442 H .

"Jadi tidak mungkin Salat Idul Fitri dilarang di Masjid dan lapangan, tapi Mal tetap buka yang akan banyak kerumunan," ujar Dedi. 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved