Dampak Virus Corona di Riau

Sudah Ratusan Kendaraan di Pos Penyekatan Mudik Kuansing Diminta Putar Balik

Pos penyekatan di Kbaupaten Kuansing masih aktif saat ini dan dilaksanakan hingga 17 Mei 2021 mendatang

Editor: Theo Rizky
Istimewa
Pos penyekatan di Kabupaten Kuansing 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, KUANSING - Hingga Senin (10/5/2021), pos penyekatan mudik yang ada di Kuansing sudah memutar balik ratusan kendaraan. Saat ini petugas masih berjaga di pos penyekatan.

"Sejak penyekatan, ada 150 kendaraan yang kita minta putar balik dari pos," kata Kapolres Kuansing AKBP Henky Poerwanto SIK MM melalui Kasat Lantas AKP Rocky Junasmi pada Tribunpekanbarutravel.com , Senin (10/5/2021).

Di Kabupaten Kuansing sendiri ada tiga pos penyekatan. Yakni di Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik. Pos ini untuk menyekat warga yang akan mudik dari Kuansing ke Sumatera Barat atau sebaliknya.

Dua posko lainnya yakni di Desa Tanjung Pauh, Kecamatan Singingi Hilir. Juga ada di Kecamatan Cerenti. Dua posko ini untuk menyekat antar kabupaten.

AKP Rocky Junasmi menegaskan pos penyekatan masih aktif saat ini. Penyekatan sampai 17 Mei.

BACA JUGA :

Masih Ada Pemudik Lokal Riau yang Bebas Lewati Posko Penyekatan, Begini Cara Mereka Agar Bisa Lolos

Kunjungan ke Pusat Perbelanjaan di Pekanbaru Capai 20 Ribu Orang Lebih Sehari

Pos sendiri bekerja 24 jam setiap harinya. Petugas terdiri dari kepolisian, satpol PP, Dinas Perhubungan, TNI, Satpol PP dan petugas kesehatan.

"Petugas sampai sekarang masih bertugas," katanya.

Ia pun kembali meminta agar masyarakat tidak mudik saat ini. Sebab petugas di pos akan mencegah dan meminta warga untuk putar balik.

Adanya pos penyekatan ini untuk mencegah warga mudik. Larangan mudik sendiri langsung dari pemerintah pusat.

Larangan mudik dilakukan karena kasus Covid-19 meningkat. Di Kuansing sendiri kasus Covid-19 terus meningkat.

Pada Minggu (9/5/2021) lalu, Kuansing sendiri mencatatkan 23 kasus penambahan kasus Covid-19.

Dengan penambahan tersebut, total kasus Covid-19 di Kuansing sebanyak 1.340 kasus.

Dari jumlah tersebut, 1.035 pasien sembuh dan 34 pasien meninggal dunia.

Kasus aktif sendiri sebanyak 249 kasus. Terdiri dari 239 pasien isolasi mandiri dan 10 pasien dirawat di rumah sakit. 

Aprindo Tolak Penutupan Ritel di Pekanbaru Jelang Lebaran

Tenaga Kesehatan Senang Bisa Manfaatkan Promo Menginap Rp 10 Ribu di Hotel Dafam

6-17 Mei Kendaraan Pribadi Tak Bisa Lagi Menyeberang di Roro Dumai- Rupat, Kecuali Hal Ini

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved