BRSAMPK Rumbai

Balai Anak Rumbai Beri Dukungan Psikososial bagi Keluarga Korban Bencana Longsor di Solok Selatan

Hujan deras dan curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Solok Selatan menyebabkan bencana longsor dari bukit di area penambangan emas

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
Istimewa
Balai Anak "Rumbai" di Pekanbaru bekolaborasi dengan Balai Besar Diklat Padang, Balai Anak "Alyatama" di Jambi, dan Balai Disabilitas "Dharma Guna" di Bengkulu, menurunkan tim respon kedaruratan untuk memberikan Layanan Dukungan Psikososial serta santunan kepada keluarga korban terdampak longsor di Solok Selatan, kegiatan itu juga dihadiri oleh Menteri Sosial, Tri Rismaharini. 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL. COM - Hujan deras dan curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Solok Selatan sejak Minggu (9/5/2021) menyebabkan bencana longsor dari bukit di area penambangan emas di Kecamatan Sangir Batang Hari.

Longsor terjadi pada Senin pagi (10/5/2021) menelan sejumlah korban, 8 orang penambang meninggal dan 9 lainnya luka-luka.

Delapan korban yang dinyatakan meninggal dunia diantaranya Zainal warga Sungai Rambutan, Ajuar Anas warga Sungai Rambutan, Maridin warga Kiliran Jao, Sutarman warga Sampu, Supeno warga Abai, Buyung warga Bidar Alam, Yunaidi warga Abai, dan Yasril warga Bukit Malintang.

Sedangkan sembilan korban luka-luka yang teridentifikasi diantaranya Evi Caniago warga Abai, Suria warga Bumi Ayu, Eka warga Aia Manyuruak, Mitronoris warga Abai, Rahmad warga Liki, Tomi warga Timbulun, Gusperizal warga Buluh Kasok, Defrinal warga Sikayan Talang, dan Sugiarto warga Sungai Rambutan.

Sebagaimana arahan Menteri Sosial, Tri Rismaharini, Balai Anak "Rumbai" di Pekanbaru bekolaborasi dengan Balai Besar Diklat Padang, Balai Anak "Alyatama" di Jambi, dan Balai Disabilitas "Dharma Guna" di Bengkulu, menurunkan tim respon kedaruratan untuk memberikan Layanan Dukungan Psikososial serta santunan kepada keluarga korban terdampak longsor.

Rabu siang (12/5/2021) Menteri Sosial, Tri Rismaharini tiba di Kabupaten Solok Selatan.

Ia memberikan santunan senilai total Rp 120 juta untuk keluarga korban meninggal dan total Rp45 juta untuk keluarga korban luka-luka longsor di area penambangan emas.

Dengan haru Menteri Risma memberikan penguatan kepada keluarga dan ahli waris yang hadir,

"Kita para ibu harus kuat, yakinlah Tuhan pasti memberikan jalan keluar pada kita. Pemerintah daerah, pak Bupati, juga saya menyarankan agar bisa mencari alternatif pekerjaan lain agar hal ini tidak terulang lagi. Agar tidak ada yang meninggal karena pekerjaannya, tidak ada lagi anak yang kehilangan orangtuanya." tutur Risma berikan penguatan kepada keluarga korban.

Disamping itu, Balai Anak Rumbai Pekanbaru mengunjungi kediaman keluarga korban meninggal alm. Zainal (38) dan Ajuar Anas (45).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved