Dampak Virus Corona di Riau

Tempat Wisata dan Gedung Pertemuan di Pekanbaru Ditutup Sementara, Ini Tanggapan DPRD

Hal ini sesuai dengan surat edaran (SE) yang dikeluarkan Pemko Pekanbaru bernomor 1586/STP/SEKR/V/2021, Minggu (16/5/2021).

Editor: Theo Rizky
Istimewa/Dispar Riau
Tim Dispar Riau mengunjungi tempat wisata Asia Farm untuk melihat standar protokol kesehatan pencegahan Covid-19 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Pekanbaru , DPRD Pekanbaru mendukung kebijakan pemerintah, yang menutup tempat wisata untuk tujuh hari ke depan (17-23 Mei 2021).

Hal ini sesuai dengan surat edaran (SE) yang dikeluarkan Pemko Pekanbaru bernomor 1586/STP/SEKR/V/2021, Minggu (16/5/2021).

Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ginda Burnama ST menyampaikan, tujuan pemerintah menutup tempat wisata tersebut, semata-mata untuk kebaikan masyarakat secara keseluruhan.

"Niat pemerintah sangat baik, apalagi di suasana Lebaran Idul Fitri ini, masyarakat dipastikan akan berbondong-bondong ke tempat wisata untuk liburan. Jadi, harus kita dukung bersama," ajak Ginda, Senin (17/5/2021).

Lebih lanjut disebutkan, kerumunan di tempat wisata, sangat berpotensi menimbulkan kluster atau penyebaran Covid-19 . Sebab, masyarakat yang datang, bisa dari berbagai penjuru, meski pengelola tempat wisata menyiapkan tempat cuci tangan dan masker.

BACA JUGA :

Tempat Rekreasi di Pekanbaru Mulai Senin Ini Tutup Selama 7 Hari ke Depan

Begini Tanggapan Manajemen Asia Heritage Terkait Kerumunan Saat Libur Lebaran Lalu

"Beberapa daerah di Kota Pekanbaru sekarang masih zona merah. Ini harus diantisipasi. Jangan sampai makin parah," sebut Ginda lagi.

Politisi Partai Gerindra ini meminta, agar semua masyarakat, terutama pengelola tempat wisata untuk mengindahkan surat edaran tersebut.

"Itu tadi, keuntungan dari kebijakan pemerintah ini untuk keamanan dan kenyamanan kita bersama. Jika Covid ini berlalu, maka kita sudah bisa beraktivitas normal lagi. Karenanya, mari sama-sama kita Patuhi dengan baik. Bantu pemerintah agar Kota Pekanbaru bisa zona hijau lagi," kata Ginda mengajak.

Selain tempat wisata atau taman rekreasi, dalam surat edaran itu juga menegaskan juga kepada pengelola hotel atau gedung, tidak dibolehkan menyediakan gedung pertemuan atau acara yang melibatkan massa atau keramaian.

Sebelumnya, Walikota Pekanbaru Firdaus MT menegaskan, surat edaran yang sudah dikeluarkan tersebut mempertimbangkan data penyebaran Covid-19 yang masih tinggi. Apalagi sampai hari ini, status Kota Pekanbaru masih di zona merah.

Puncak Arus Balik, Siap-siap Pemudik dari Luar Kota Pekanbaru Diminta Putar Balik

Antisipasi Lonjakan Covid-19, Ahli Epidemiologi Minta Pemudik Saat Kembali Diwajibkan Rapid

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved