Dampak Virus Corona di Riau

Objek Wisata di Pekanbaru Masih Tutup Hingga 23 Mei, Satpol PP Bakal Bubarkan Kerumunan

Kebijakan ini seiring meningkatnya kasus covid-19 di Kota Pekanbaru. Apalagi kota ini masuk dalam zona merah atau resiko tinggi.

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Tim Pemburu Teking Covid-19 yang berasal dari unsur gabungan mengikuti apel gelar pasukan di halaman Kantor Pemerintah Kota Pekanbaru , Minggu (20/9/2020) 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Penutupan pusat keramaian, seperti objek wisata atau taman rekreasi masih berlangsung hingga 23 Mei 2021, Kota Pekanbaru'>Satpol PP Kota Pekanbaru bersama Satgas Covid-19 Kota Pekanbaru terus melakukan pengawasan ke sejumlah lokasi yang dimaksud.

Mereka melakukan pengawasan usai terbitnya surat edaran terkait Penutupan Sementara Taman Rekreasi atau Wisata dan Peniadaan Kegiatan pada Gedung Pertemuan atau Hotel dan Convention Center di Kota Pekanbaru.

"Kita lihat masyarakat masih ramai di pusat keramaian, kita imbau disiplin ikuti Prokes," terang Kepala Kota Pekanbaru'>Satpol PP Kota Pekanbaru, Iwan Simatupang baru-baru ini.

Menurutnya, tim fokus melakukan upaya mencegah penyebaran Covid-19 . Ia menyebut kunci utama yakni menghindari kerumunanan.

"Maka kita setiap malam melakukan operasi pendisiplinan dan membubarkan kerumunan dan pelaku usaha nantinya bakal mendapat sanksi," ujarnya.

BACA JUGA :

Pekan Depan Warga Pekanbaru Bisa Dapat Vaksin Covid-19 di Seluruh Layanan Kesehatan, Cukup Bawa KTP

Polda Riau Hadirkan Drive Thru Perpanjangan SIM dan Pengurusan SKCK

Adanya penutupan pusat keramaian  ini berlangsung selama tujuh hari. Seluruh pelaku usaha taman rekreasi atau wisata bisa menutup usaha terhitung 17 Mei 2021 hingga 23 Mei 2021 mendatang.

"Jadi tidak cuma objek wisata, tapi nanti diperluas sampe ke hotel atau gedung yang punya ruang pertemuan," tegasnya

Surat edaran ini sudah dilayangkan ke pengelola taman rekreasi atau wisata. Satgas juga melayangkan surat edaran kepada pengelola gedung, hotel dan convention center.

Iwan menyebut kebijakan ini seiring meningkatnya kasus covid-19 di Kota Pekanbaru . Apalagi kota ini masuk dalam zona merah atau resiko tinggi.

BACA JUGA :

Dibangun Sepanjang 616 Km, Inilah Data dan Progres Tol Trans Sumatera di Riau

Hari Lebah Sedunia 2021: Selamatkan Dunia Perlebahan Indonesia

Satgas menilai perlu upaya bersama memutus mata rantai Covid-19 . Mereka berupaya melakukan tindakan preventif seiring peningkatan kasus penularan Covid-19 pasca libur perayaan Idul Fitri 1442 H .

Iwan menyampaikan bahwa tidak boleh ada kegiatan keramaian di dalam gedung pertemuan, hotel hingga convention center. Pengelola tidak bisa melaksanakan acara yang melibatkan massa atau berpotensi menimbulkan kerumunan.

Mereka mesti menunda pertemuan sosial, politik, budaya, seminar, lokakarya, resepsi keluarga dan kesenian.

Ada nantinya pengawasan melekat terhadap kebijakan di atas dilakukan oleh tim penegak hukum Satgas Covid-19 Kota Pekanbaru.

"Dalam pelaksanaannya melakukan upaya preventif hingga pemberian sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku," terangnya.

Sempat Diramaikan Wisatawan di Hari Pertama Lebaran, Danau Raja Inhu Kini Ditutup Sementara

Masih Zona Merah, Acara Resepsi Pernikahan Belum Diizinkan di Pekanbaru

Kembali ke Tahap Pengetatan, Pos Perbatasan di Kuansing Tetap Periksa Kendaraan yang Melintas

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved