Dampak Virus Corona di Riau

Objek Wisata di Kota Pekanbaru Masih Tutup Hingga Hari Ini

Seluruh pelaku usaha taman rekreasi atau wisata bisa menutup usaha terhitung sejak 17 Mei 2021  lalu.

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
Istimewa/Dispar Riau
Tim Dispar Riau mengunjungi tempat wisata Asia Farm untuk melihat standar protokol kesehatan pencegahan Covid-19 beberapa waktu lalu 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Hingga Minggu (23/5/2021) ini, objek wisata di Kota Pekanbaru masih ditutup.

Hal ini ditegaskan Kepala Kota Pekanbaru'>Satpol PP Kota Pekanbaru , Iwan Simatupang . Disampaikannya, Tim Satgas Covid-19 masih menanti kebijakan selanjutnya usai berakhirnya surat edaran Wali Kota Pekanbaru hari ini.

"Sampai hari ini masih tutup, kita tunggu kebijakan selanjutnya dari pimpinan," tegasnya kepada Tribunpekanbarutravel.com, Minggu siang.

Menurutnya, tim satgas masih melakukan pengawasan terhadap penerapan kebijakan dalam surat edaran terkait Penutupan Sementara Taman Rekreasi atau Wisata dan Peniadaan Kegiatan pada Gedung Pertemuan atau Hotel dan Convention Center di Kota Pekanbaru.

Iwan tidak menampik masih ramai masyarakat di pusat keramaian. Ia pun mengimbau agar masyarakat disiplin dalam mengikuti prokes.

Tim fokus dalam melakukan upaya mencegah penyebaran Covid-19 . Ia menyebut kunci utama yakni menghindari kerumunan.

BACA JUGA :

Membanggakan, Provinsi Riau Berhasil Raih 6 Penghargaan Anugerah Pariwisata Indonesia 2020

Objek Wisata di Pekanbaru Masih Tutup Hingga 23 Mei, Satpol PP Bakal Bubarkan Kerumunan

"Maka kita setiap malam tim satgas melakukan operasi pendisiplinan dan membubarkan kerumunan dan pelaku usaha nantinya bakal mendapat sanksi," ujarnya.

Adanya penutupan pusat keramaian ini berlangsung selama tujuh hari. Seluruh pelaku usaha taman rekreasi atau wisata bisa menutup usaha terhitung sejak 17 Mei 2021  lalu.

Iwan menyebut kebijakan ini seiring meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Pekanbaru. Apalagi kota ini masuk dalam zona merah atau resiko tinggi.

Satgas menilai perlu upaya bersama memutus mata rantai Covid-19. Mereka berupaya melakukan tindakan preventif seiring peningkatan kasus penularan Covid-19 pasca libur perayaan Idul Fitri 1442 H .

BACA JUGA :

Ace Hardware Mal Pekanbaru Gelar Bazar, Ragam Kebutuhan Rumah Diskon Hingga 73 Persen

Polda Riau Hadirkan Drive Thru Perpanjangan SIM dan Pengurusan SKCK

Iwan menyampaikan bahwa tidak boleh ada kegiatan keramaian di dalam gedung pertemuan, hotel hingga convention center.

Pengelola tidak bisa melaksanakan acara yang melibatkan massa atau berpotensi menimbulkan kerumunan.

Mereka mesti menunda pertemuan sosial, politik, budaya, seminar, lokakarya, resepsi keluarga dan kesenian.

Ada nantinya pengawasan melekat terhadap kebijakan di atas dilakukan oleh tim penegak hukum Satgas Covid-19 Kota Pekanbaru.

"Dalam pelaksanaannya melakukan upaya preventif hingga pemberian sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku," terangnya.

Dibuka Kembali, Jumlah Pengunjung di Mal Meningkat 40 Persen Setiap Hari

Hadirkan Menu Komplit, Sultan Resto Pekanbaru Kembali Buka

Dibangun Sepanjang 616 Km, Inilah Data dan Progres Tol Trans Sumatera di Riau

40 Kelurahan di Pekanbaru Masuk Zona Merah, Vaksinasi Covid-19 Massal Akan Kembali Digelar

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved