Destinasi Wisata di Riau

Ayo Daftarkan Desa Anda di Ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021, Ini Syarat & Ketentuannya

Ajang tersebut merupakan salah satu program pengembangan kepariwisataan Indonesia dengan tema Indonesia Bangkit

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
Istimewa/Dispar Riau
Desa Wisata Pujon Kidul yang memiliki Daya tarik utama Kafe Sawah. Dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa. Desa ini pernah meraih 5 besar dalam pengelolaan homestay terbaik di tingkat ASEAN tahun 2017 lalu. 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) kembali menggelar ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021.

Ajang tersebut merupakan salah satu program pengembangan kepariwisataan Indonesia, memilih tema 'Indonesia Bangkit'.

Hadirnya program ini diharapkan mampu mewujudkan visi “Indonesia sebagai negara tujuan pariwisata berkelas dunia, berdaya saing, berkelanjutan dan mampu mendorong pembangunan daerah dan kesejahteraan rakyat”.

Hal tersebut diungkapkan, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau , Roni Rakhmat. Ia mengatakan bahwa rangkaian program Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 dimulai pada tanggal 30 April 2021 sampai dengan tanggal 4 Desember 2021.

"Ditargetkan Kemenparekraf, sebanyak 700 peserta bisa ikut program ini. Alur registrasi online mulai 7 Mei – 26 Juni 2021 dengan cara membuka website Jadesta.com . Seluruh desa yang akan berpartisipasi dalam kegiatan ini, diharuskan untuk mengisi data-data pada form registrasi sebagai persyaratan utama yang harus dipenuhi," kata Roni kepada Tribunpekanbarutravel.com secara tertulis,Senin (24/5/2021) .

BACA JUGA :

Riau The Homeland of Melayu Jadi Tagline Terpopuler Pertama se-Indonesia pada API 2020

Kemenkumham Catat Tanjak Riau Dalam Pusat Data Kekayaan Intelektual

Roni menyebutkan, sasaran kegiatan ini adalah masyarakat desa, yang juga meliputi pengusaha industri pariwisata dan ekonomi kreatif, pengelola desa wisata, komunitas kreatif, pecinta wisata desa, wisatawan domestik dan mancanegara.

Kemudian, para pihak yang berkecimpung dalam pengembangan desa wisata (dukungan pembinaan masyarakat, lingkungan dan pelaksanaan Corporate Social Responsibility).

"Saya harap pada ajang ini, selain berkompetensi diharapkan mampu berkoordinasi dan berkolaborasi antar desa wisata sehingga mampu meningkatkan kualitas destinasi maupun pelayanannya," sebut Roni.

Desa Wisata Bukit Suligi Aliantan Riau
Desa Wisata Bukit Suligi Aliantan Riau (Istimewa/Dispar Riau)

Sedikitnya ada tujuh kategori penilaian pada kegiatan ini diantaranya, CHSE, Desa Digital, Souvenir (Kuliner, Fesyen, Kriya), Daya Tarik Wisata (Alam, Budaya, Buatan),Konten Kreatif, Homestay dan Toilet.

Sementara, untuk kategori aktivitas berdasarkan 4 pilar pengembangan pariwisata berkelanjutan yakni, tata kelola, ekonomi lokal, budaya dan pelestarian lingkungan.

Meliputi kontes desa digital, kontes homestay, kontes suvenir, kontes konten kreatif, kontes daya tarik wisata, kontes toilet dan kontes CHSE .

Pihak pantia juga telah menentukan lima kriteria “Anugerah Desa Wisata 2021 yaitu:

1. Desa Wisata tersebut menjadi pusat pengembangan yang memiliki daya tarik wisata atau berada disekitar daya tarik wisata.

2. Desa Wisata terkait memiliki potensi kepariwisataan untuk dikembangkan.

3. Masyarakat Desa Wisata memiliki aktivitas pendukung seperti kegiatan kesenian, kuliner, kerajinan, pemandu wisata, dan lainya.

4. Desa Wisata telah dikunjungi oleh wisatawan.

5. Terdapat usaha pariwisata yang memberikan peluang bagi masyarakat sekitar.

Desa Wisata Batu Tilam Kampar Riau
Desa Wisata Batu Tilam Kampar Riau (Istimewa/Dispar Riau)

Adapun syarat dan ketentuannya adalah:

• Lokasi desa berada di wilayah Republik Indonesia.

• Tema Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 adalah “Indonesia Bangkit”.

• Peserta yang mewakili keikutsertaan adalah anggota dari pengelola desa wisata.

• Peserta harus melakukan registrasi dari link yang sudah disediakan dan wajib mengisi semua kolom pada formulir registrasi.

• Peserta wajib melampirkan susunan pengurus calon desa wisata.

• Peserta wajib mempresentasikan karya berupa proposal, video, atau foto pada periode workshop.

• Peserta festival wajib mengunggah video profil sesuai dengan kontes yang diikuti.

• Penilaian berdasarkan 7 kategori: kategori homestay, kategori CHSE, kategori toilet, kategori suvenir, kategori desa digital, kategori daya tarik wisata, kategori konten kreatif.

• Pendaftaran peserta dimulai pada tanggal 7 mei – 26 Juni 2021.

• Keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat.

Warga Bisa Manfaatkan 50 Mobil Dinas untuk Penanganan Covid-19 di Pekanbaru, Ini Nomor HP Drivernya

Membanggakan, Provinsi Riau Berhasil Raih 6 Penghargaan Anugerah Pariwisata Indonesia 2020

Destinasi Wisata Batu Tilam Kampar Raih Juara 1 Surga Tersembunyi Terpopuler API Award 2020

Mari Manfaatkan Promo Lebaran, Menginap Hanya Rp 342 Ribu di Ayola First Point Hotel Pekanbaru

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved