Agar Tetap Bertahan, APPBI Imbau Pusat Perbelanjaan Perketat Protokol Kesehatan Covid

Akibat Pandemi Covid-19 ini semua sektor jadi terimbas dan termasuk pusat perbelanjaan

Editor: Theo Rizky
Istimewa
Giant 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - PT Hero Supermarket Tbk mengumumkan akan menutup seluruh gerai Giant pada akhir Juli mendatang.

Keputusan itu diambil lantaran ingin fokus berbisnis pada merek dagang lain yang dinilai berpotensi tumbuh lebih tinggi.

Terkait akan tutupnya Giant diseluruh Indonesia, Ketua DPD Assosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Riau Rienty Masriel menyampaikan Giant di Pekanbaru, Riau tidak masuk dalam anggota APPBI.

"Namun kita tetap merasa prihatin jika Giant tutup," ujar Riau , Kamis (27/5/2021).

Tutupnya Giant menurut Rienty Masriel tidak lepas dari Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung hampir 2 tahun.

"Akibat Pandemi Covid-19 ini semua sektor jadi terimbas dan termasuk pusat perbelanjaan," ucapnya. 

Untuk itu Rienty mengimbauan kepada Pusat Perbelanjaan yang masuk dalam ke anggotaan APPBI agar berupaya bisa tetap bertahan pada saat kondisi pandemi ini.

"Yang harus kita lakukan adalah memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengunjung dengan menerapkan prokes secara ketat dan menyeluruh. Kalau ada rasa aman bagi pengunjung tentunya pengunjung akan ramai berkunjung dan belanja," ungkap Rienty

Akan tutupnya Giant itu disampaikan langsung Direktur Utama PT Hero Supermarket Tbk Patrik Lindvall melalui rilisnya kepada awak media.  

Dalam rilisnya itu Patrik mengatakan, keputusan tutupnya Giant akhir Juli mendatang, diambil lantaran ingin fokus berbisnis pada merek dagang lain yang dinilai berpotensi tumbuh lebih tinggi. 

"Merek dagang itu adalah IKEA, Guardian, dan Hero Supermarket. Pertumbuhan sektor peralatan rumah tangga, kesehatan, kecantikan, dan keperluan sehari-hari kelas atas berpotensi lebih tinggi," ujar Direktur Utama PT Hero Supermarket Tbk Patrik Lindvall.

Oleh karena itu sebanyak sebanyak lima gerai Giant akan diubah menjadi IKEA dan gerai Giant lain akan diubah menjadi Hero Supermarket. Kemudian PT Hero Supermarket Tbk akan membuka hingga 100 gerai Guardian baru sampai akhir tahun 2022.

"Kami terus beradaptasi terhadap dinamika pasar dan tren pelanggan yang terus berubah, termasuk menurunnya popularitas format hypermarket dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia: sebuah tren yang juga terlihat di pasar global," ucapnya.

Adaptasi yang akan PT Hero Supermarket Tbk tidak lepas dari peralihan permintaan dari penjualan ritel fisik. Mau tak mau mereka harus melakukan itu yang mereka nilai baik untuk kepentingan jangka panjang.

"Kami juga akan memastikan proses yang adil bagi seluruh mitra bisnis kami. Keputusan besar seperti ini tidaklah mudah, tetapi kami percaya keputusan ini perlu diambil untuk kepentingan jangka panjang PT Hero Supermarket Tbk dan para karyawan kami yang berada di bawah naungan perusahaan." ungkapnya.

Inilah Konsumen Pertama yang Miliki Toyota Raize di Pekanbaru

4 Pos di Riau Masih Melakukan Kegiatan Penyekatan Kendaraan Hingga 31 Mei, Ini Lokasinya

Hindari Nongkrong di Cafe dan Kedai Kopi, Petugas Akan Datangi Anda dan Langsung Diswab

Lima Bus Vaksinasi Covid-19 Mobile Akan Segera Beroperasi di Kota Pekanbaru

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved