Pengamat Pariwisata Riau Ini Berharap Agar Pemerintah Fasilitasi GeNose di Setiap Area Wisata

Jika pemerintah siap menfasilitasi GeNose di destinasi wisata, maka pihak sektor pariwisata bisa tetap berpenghasilan di masa pandemi Covid-19 ini

Editor: Theo Rizky
Istimewa
Pengamat pariwisata Riau Dede Firmansyah 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru diharapkan bisa memfasilitasi GeNose di Setiap destinasi wisata dalam masa pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir hingga saat ini, hingga berimbas pada sektor pariwisata, termasuk di Riau, khususnya Pekanbaru.

Hal ini disampaikan pengamat pariwisata Riau Dede Firmansyah, Dikatakannya, akibat penyebaran Covid-19 yang begitu massif, beberapa waktu lalu lokasi wisata di Pekanbaru terpaksa ditutup sementara setelah Idul Fitri untuk mencegah penyebaran Covid-19

"Mestinya tempat wisata bisa tetap dibuka di masa pandemi, dengan catatan tetap diberlakukan protokol kesehatan yang sangat ketat. Untuk memastikan wisatawan yang datang bebas dari Covid-19, pemerintah dapat memfasilitasi penggunaan GeNose di tempat-tempat wisata," kata Dede kepada Tribunpekanbarutravel.com , Jumat (28/5/2021).

Menurutnya, jika pemerintah siap menfasilitasi GeNose untuk setiap destinasi wisata, maka hal itu menurutnya bisa lebih bagus. Dengan demikian, pihak sektor pariwisata bisa tetap berpenghasilan di masa pandemi Covid-19.

Dikatakan pengelola destinasi wisata Horse Power Tambusai ini, pemerintah seharusnya memiliki anggaran untuk memastikan ekonomi tetap berjalan di sektor pariwisata, dan mengantisipasi berbagai hal. Selain itu, Dede mengatakan, deteksi Covid-19 menggunakan GeNose dirasakan lebih praktis, cepat, dan murah. 

BACA JUGA :

Kisah Sedih Dibalik Air Mato Bejando, Minuman Khas Pelalawan yang Raih Juara III dalam API 2020

Mengenal Bolu Berendam dan Air Mata Pengantin, Sajian Mewah Khas Inhu yang Baru Dipatenkan

"Kita juga mengimbau bagi masyarakat yang ingin berwisata, juga harus tahu diri, dan menjalankan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Kalau sudah berusia sebaiknya di rumah saja. Kalau ada demam sedikit jangan keluar dulu. Kalau sudah sehat ya silakan," ujarnya. 

Ia berharap agar pemerintah daerah bisa meminta pengelola tempat wisata untuk mengatur kunjungan dengan cara menjual tiket secara online, agar bisa mengetahui berapa orang yang akan berkunjung, dan dapat membatasi kunjungan yang bisa diterima suatu objek wisata setiap harinya, sesuai arahan pemerintah. 

"Jika hal ini berjalan dengan tertib, maka tidak ada lagi pelanggaran Prokes di objek wisata seperti yang terjadi pada saat lalu waktu awal lebaran lalu," ujarnya lagi. 

Ia menambahkan, Pemko Pekanbaru juga harus melakukan pengawasan protokol kesehatan di objek-objek wisata yang ada di Pekanbaru.

"Ini yang perlu ditingkatkan supaya masyarakat juga tidak lagi melanggar prokes saat berwisata," tuturnya.

Inilah Konsumen Pertama yang Miliki Toyota Raize di Pekanbaru

4 Pos di Riau Masih Melakukan Kegiatan Penyekatan Kendaraan Hingga 31 Mei, Ini Lokasinya

Hindari Nongkrong di Cafe dan Kedai Kopi, Petugas Akan Datangi Anda dan Langsung Diswab

Sempat Tutup Karena Pandemi, Bioskop CGV Holiday Kini Kembali Dibuka

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved