Dipatenkan Sebagai Kekayaan Intelektual Komunal, Ini Asal Mula Minuman Khas Inhu Air Mata Pengantin

Air mata Pengantin, bila membaca nama minuman ini, kemungkinan besar banyak yang mengira ada kisah sedih dibalik minuman tersebut

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
Istimewa
Minuman Es Air Mata Pengantin sudah dikreasikan di Sultan Resto Pekanbaru 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, INHU -Minuman air mata pengantin baru saja resmi dipatenkan sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) berupa Pengetahuan Tradisional.

Minuman khas Kabupaten Indragiri Hulu ini memang cukup popular.

Bila membaca nama minuman ini, kemungkinan besar banyak yang mengira ada kisah sedih dibalik minuman tersebut, namun kenyataannya tidak demikian

Minuman air mata pengantin ternyata adalah minuman karya ibu-ibu PKK Inhu yang diciptakan pada tahun 1990.

Elis Julinarti, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhu saat ini menjadi saksi sejarah terciptanya minuman air mata pengantin.

"Pada tahun 1990 itu, provinsi menggelar lomba cipta menu non beras. Tujuannya lomba itu digelar untuk mengangkat makanan-makanan lokal," kata Elis.

BACA JUGA :

Restoran Haruka Ramen Padukan Kuliner Khas Jepang-Thailand, Kuah Kaldu Istimewa Dimasak Satu Hari

Kisah Sedih Dibalik Air Mato Bejando, Minuman Khas Pelalawan yang Raih Juara III dalam API 2020

Ibu-ibu PKK yang mewakili Kabupaten Inhu sepakat untuk membuat kreasi minuman berbahan dasar kedondong.

Saat itu Kabupaten Inhu memang terkenal dengan penghasil kedondong.

Untuk pembuatannya , air mata pengantin menggunakan air gula yang direbus dengan kedondong dan kemudian ditambahkan agar-agar dan biji selasih.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved