Destinasi Wisata di Rohul

Pesona Agrowisata Bukit Godang Rohul, Tawarkan Suana Asri Perkampungan Seperti Era 1960 an

Kawasan itu juga menyediakan vila yang lokasinya tepat berada di puncak tertinggi kawasan Agrowisata Bukit Godang .

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
Istimewa
Indra Gunawan berfoto dengan latar belakang suasana perkampungan di Agrowisata Bukit Godang . 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, ROHUL - Siapa menyangka, lahan seluas 400 hektare di Desa Banjar Datar Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu bisa disulap menjadi lokasi agrowisata oleh seorang Indra Gunawan. 

Lelaki berprofesi sebagai kontraktor ini rela banting stir mengembangkan lokasi tersebut menjadi kawasan resort dengan lebih dari 50 jenis tanaman buah. 

Padahal, 10 tahun lalu kawasan yang berdiri diatas perbukitan itu masih berupa kebun perladangan warga setempat yang telah diolah sejak zaman penjajahan dulu. 

"Dulu, sebelum saya membeli, lahan ini masih berupa perkebunan rakyat dengan jenis tanaman seperti sawit dan karet," kata lelaki yang akrab disapa Ujang Lurah ini beberapa waktu lalu. 

Ada cerita dibalik proses mendapatkan kawasan tersebut pada saat itu. Kisahnya bermula saat Ujang mengerjakan sebuah proyek pemerintah di kawasan tersebut. 

Saat itu, dia tengah melakukan survey lokasi proyek dan tak sengaja melihat kawasan kebun diatas bukit menghadap ke sebuah pemukiman masyarakat. 

Pada suatu pagi, dia melihat kabut dan awan masih belum hilang dan berada tepat di bawah kakinya berdiri di atas lahan tersebut. 

BACA JUGA :

Pesona Bukit Suligi Rohul, Pengunjung Bisa Melihat Samudera Awan dari Ketinggian 812 Mdpl

Yuk Seru-seruan Selfie di Objek Wisata Air Panas Hapanasan Rohul

"Saya pun mulai mencari tahu, siapa pemilik lahan yang menurut saya sangat indah ini dan ketahuan, bahwa pemiliknya adalah seorang warga yang dituakan sebagai Datuk," ceritanya. 

Dia pun mulai mendekati Datuk tersebut dengan niatan membeli lahan tersebut dengan rencana awal untuk dibangun vila pribadi. 

Usahanya pun tak berlangsung mudah. Datuk tersebut enggan untuk melepas tanahnya kepada Ujang dengan berbagai alasan. 

Hingga suatu masa, Ujang diundang untuk mengikuti kegiatan Menuga (menanam padi darat, red) yang menjadi kebiasaan masyarakat adat di Rokan. 

"Pada saat mengundang, Datuk itu bertanya. Apakah saya bisa Menuga? Saya jawab, bisa. Saya pun ikut Menuga bersama warga desa disitu," papar Ujang. 

"Setelah Menuga, Datuk itu kemudian bertanya, soal keseriusan saya membeli tanahnya dan akhirnya terjadilah kesepakatan tak berapa lama setelah kegiatan tersebut," tambahnya. 

Tahap pertama pembelian kawasan tersebut oleh Ujang Lurah dilakukan dengan luas sekitar 300 hektare dan dilanjutkan dengan tahap kedua seluas 100 hektare beberapa tahun kemudian. 

BACA JUGA :

Bikin Rileks, Nikmatnya Berendam di Objek Wisata Air Panas Hapanasan Rohul

Benteng Tujung Lapis Rohul, Saksi Bisu Perjuangan Pahlawan Nasional Tuanku Tambusai di Era Kolonial

"Setelah saya beli. Saya kemudian berpikir, kenapa gak saya buat saja sekalian lokasi wisata perkebunan disekelilingnya ini, dan sudah jadi seperti sekarang saja dan saya beri nama Agrowisata Bukit Godang ," kata Ujang. 

Ujang menyebutkan, inspirasi untuk menyulap kawasan tersebut bermula dari hobinya mengunjungi sejumlah kawasan wisata agro di nusantara. 

Dia menilai, Rokan Hulu yang didominasi oleh hutan tropis tentu memiliki potensi untuk dikembangkan dengan ide serupa. 

Mulai 2016, dia pun melakukan langkah pertama dengan membabat seluruh tanaman sawit dan karet disana dan menggantinya dengan tanaman wisata seperti strawberry, durian dan lain-lain. 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved