Daftar Haji Sekarang, 23 Tahun Lagi Baru Bisa Berangkat ke Tanah Suci

Mesi Kecewa, namun mau tidak mau keputusan itu tetap harus diterima, sebagai langkah terbaik, mengingat pandemi Covid-19 yang masih ada

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
Tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Sejumlah calon jemaah haji dari Kecamatan Rumbai dan Rumbai Pesisir melakukan manasik haji di Lapangan Mesjid Dakwah, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Jumat (6/7/2018). Manasik haji merupakan suatu bentuk latihan yang dilakukan calon jemaah haji sebelum melakukan haji yang sebenarnya di tanah suci 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Jamaah haji di Indonesia termasuk Riau kembali gagal berangkat ke tanah suci dua tahun berturut-turut.

Hal ini diketahui setelah diumumkannya keputusan pihak Kementerian Agama pada Kamis (3/6/2021) siang.

Para pengusaha travel dan juga jamaah kecewa dengan keputusan pembatalan keberangkatan calon jemaah haji tersebut, namun mau tidak mau keputusan itu tetap harus diterima, sebagai langkah terbaik, mengingat pandemi Covid-19 yang masih berlangsung sampai saat ini.

Bidang Haji Luar Negeri DPP Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji Umrah RI, Ibnu Mas'ud mengatakan, walau kecewa, namun pohak asosiasi tetap menerima apa yang sudah menjadi keputusan itu. 

"Ini merupakan tahun kedua gagal jamaah haji kita barangkat ke tanah suci. Kita ucapkan Innalilahiwainnalilahirojiun. Hasil keputusan menteri tadi menyatakan tidak berangkatkan jamaah tahun ini. Kalaupun mendapat izin dari Saudi, waktunya juga tidak gampang persiapkan dengan waktu dadakan. Harapan kita semoga tahun depan kita diberikan kesempatan untuk berangkat ke tanah suci," kata Ibnu Mas'ud, yang juga Direktur Utama PT Muhibbah Mulia Wisata kepada Tribunpekanbarutravel.com , Kamis (3/6/2021).

Ibnu Mas'ud juga mengatakan, dengan pembatalan keberangkatan tahun ini, otomatis antrean keberangkatan jamaah juga akan semakin panjang. Namun demikian, menurutnya jamaah dan juga pihak travel cukup memahami kondisi itu.

"Kecewa pasti, karena sudah beberapa kali batal berangkat, baik dari kita, demikian juga dari jamaah. Antrean jamaah juga makin makin panjang. Tapi kita serahkan semuanya kepada Allah SWT. Atas kehendak Allah SWT semua ini terjadi, dan Allah tentu sudah punya rencana dengan kondisi saat ini," ujarnya. 

Ibnu Mas'ud menambahkan, dari travel yang dikelolanya, juga terdapat setidaknya yang batal berangkat sejak tahun 2020 lalu, demikian juga tahun ini masih tetap belum bisa berangkat.

"Kita selalu sampaikan update kepada jamaah. Jamaah juga paham, karena pemerintah bukan tak mau berangkatkan, tapi memang karena Saudi tak beri izin," tuturnya. 

Pembatalan jemaah haji Indonesia tahun ini memang semakin menambah daftar panjang atrean keberangkatan calon jemaah haji di Provinsi Riau .

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved