Pasca Penarikan, RS di Kota Pekanbaru Kini Bisa Ambil Kembali Vaksin Covid-19 di IFK

Total jumlah vaksin yang ditarik dari seluruh rumah sakit di Kota Pekanbaru mencapai 664 vial. Penarikan vaksin ini berlangsung pada Selasa lalu

Editor: Theo Rizky
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua digelar di Gelanggang Olahraga Remaja Pekanbaru, Senin (1/3/2021). Ribuan orang yang mendapat Vaksi Covid-19 tersebut berasal dari berbagai instasi dan organisasi yang ada di Provinsi Riau 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Pengelola fasilitas kesehatan di Kota Pekanbaru sudah bisa mengambil dosis Vaksin Covid-19 yang sempat ditarik, Kamis (10/6/2021).

Mereka bisa menjemputnya di Instalasi Farmasi Kesehatan (IFK) Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru.

Total jumlah vaksin yang ditarik dari seluruh rumah sakit di Kota Pekanbaru mencapai 664 vial. Proses penarikan vaksin ini berlangsung pada Selasa (8/6/2021) lalu.

"Jadi fasilitas kesehatan di rumah sakit sudah bisa melakukan vaksinasi secara reguler," jelas Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Arnaldo Eka Putra , Kamis (10/6/2021).

Pihaknya sudah membahas permasalahan data dosis vaksin dengan seluruh rumah sakit dan layanan kesehatan selama dua hari ini.

Mereka sudah melakukan penyesuaian data penerima dan jumlah persediaan dosis vaksin bersama tim data dari 28 rumah sakit.

Arnaldo menyebut bahwa satu permasalahan dalam proses vaksinasi du rumah sakit yakni data P-Care tidak sesuai dengan Sistem Monitoring Imunisasi Logistik secara Elektronik (SMILE). Ia menyebut rumah sakit sebenarnya sudah punya data tersebut.

BACA JUGA :

Rangkaian HUT ke-237 Kota Pekanbaru, Ruas Jalan Protokol Disemprot Cairan Disinfektan

PPnBM Nol Persen Berikan Dampak Positif, Ribuan Unit Mobil Toyota Berhasil Terjual di Riau

"Namun data vaksinasi tidak mereka input ke P-care, sehingga berdampak pada data persediaan vaksin. Pusat mengira pasokan vaksin kita masih banyak, padahal sudah terpakai," katanya.

Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru melakukan penarikan terhadap seluruh dosis vaksin covid-19 di rumah sakit. Adanya penarikan vaksin ini dalam rangka evaluasi pelaksanaan  vaksinasi.

Penarikan dosis vaksin dilakukan karena terdapat data yang tidak cocok. Pihaknya menemukan data vaksin di rumah sakit yang tidak sesuai dengan jumlah persediaan dosis vaksin.

Data jumlah vaksin seharusnya terdapat dalam Sistem Monitoring Imunisasi Logistik secara Elektronik (SMILE). Ia menyebut bahwa yang jadi persoalan vaksin disuntikan tapi tidak cocok dengan data P-care.

Pihak rumah sakit mestinya memasukkan data warga yang sudah suntik vaksin dalam data P-Care. Data ini masuk dalam sistem komputer.

6 Ribu Orang Telah Mengakses Layanan Bus Vaksinasi Covid-19 Keliling di Pekanbaru

Dinkes Tarik Seluruh Vaksin Covid-19 dari 28 Rumah Sakit di Kota Pekanbaru

Jumlah Wisatawan Mancanegara yang Datang Ke Riau Semakin Minim

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved