Penutupan Tempat Hiburan Malam di Selatpanjang akan Diperpanjang Dua Bulan Lagi

Bupati Kepulauan Meranti akan kembali memperpanjang larangan operasional tempat hiburan.

Editor: Theo Rizky
Dok Tribun Pekanbaru
Bupati Kepulauan Meranti , Muhammad Adil saat memimpin Rakor bersama Kepala OPD di lingkungan Pemkab Meranti, di Aula Kantor Bupati, Rabu (2/6/2021). 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, MERANTI - Bupati Kepulauan Meranti akan kembali memperpanjang larangan operasional tempat hiburan.

Hai ini melanjutkan kebijakan sebelumnya yang telah melarang tempat hiburan ditutup selama dua bulan dimulai saat hari pertama bulan Ramadan 13 April yang lalu.

Bupati Adil mengatakan kebijakan tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 .

"Sampai sekarang masih tutup, dan mungkin akan kita panjangkan lagi karena Covid," ujar Bupati Adil, Selasa (8/6/2021) lalu di kantor Bupati Kepulauan Meranti.

Adil menilai selama ini tempat hiburan yang buka khususnya di Selatpanjang tidak menerapkan protokol kesehatan.

"Tempat-tempat hiburan tahukan pasti tidak pakai masker, pasti pakai rok pendek kan. Makanya ini untuk sementara tempat-tempat hiburan masih kita tutup dan akan kita perpanjang," ujarnya.

Dirinya juga membandingkan dengan arahannya kepada setiap pegawai agar ngopi di kedai kopi saat jam 10.00-11.00 WIB yang pada dasarnya untuk menjaga kondisi ekonomi pelaku usaha kedai kopi.

BACA JUGA :

Bupati Meranti Perintahkan Pegawai Untuk ke Kedai Kopi Jam 10.00 hingga 11.00 WIB

Bupati Meranti Perintahkan Pegawainya Nongrong di Kedai Kopi, Ini Kata Satgas Covid-19 Riau

"Beda kalau di kedai kopi, orang ngopi ini menggunakan protokol kesehatan," ucapnya.

Dirinya juga mengatakan arahan tersebut tidak akan mengganggu masyarakat dan pelayanan publik.

Adil mengaku kebijakan penutupan tempat hiburan tidak ada pertimbangan lain yang lebih penting selain mengantisipasi penyebaran Covid-19 .

Dirinya juga tidak menanggapi saat ditanya apakah hal tersebut nantinya akan berpengaruh terhadap pendapatan daerah melalui pajak.

"Tidak ada pertimbangannya. bupati sebagai ketua satgas agak risau buka tempat-tempat gitu, ini sudah minta Kabag hukum untuk menyiapkan suratnya untuk diperpanjang dua bulan lagi," tegasnya.

Dirinya mengatakan akan memberikan izin tempat hiburan kembali apabila kasus Covid-19 dinilai telah aman.

"Nanti kalau sudah waktunya tidak Covid kota buka yang besar-besar, jika perlu satu lapangan kantor bupati, biar mantap," katanya.

Raih Penghargaan Anugerah Pesona Indonesia, Ini Keistimewaan Ekowisata Pelangi di Meranti

Lampu Colok, Warisan Budaya dan Kearifan Lokal Masyarakat Melayu di Kepulauan Meranti

Sempolet, Makanan Khas Kepulauan Meranti, Sedap Dinikmati Selagi Hangat

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved