Cegah Stunting dengan Makan Ikan, Ini Tips Agar Tidak Bosan Makan Ikan

Protein yang terkandung pada ikan mampu mencegah potensi stunting apabila dikonsumsi oleh ibu hamil secara berkala.

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
Dok Tribun Pekanbaru
Untuk mencegah terjadinya Sunting dan menekan angkanya, Pemerintah  Kota (Pemko) Dumai melalui Dinas Perikanan menggelar sosialisasi kegiatan gerakan memasyarakatkan makan ikan (Gemarikan) untuk percepatan penurunan angka stunting  kota Dumai tahun  2021. 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, DUMAI - Untuk mencegah terjadinya Sunting dan menekan angkanya, Pemerintah  Kota (Pemko) Dumai melalui Dinas Perikanan menggelar sosialisasi kegiatan gerakan memasyarakatkan makan ikan (Gemarikan) untuk percepatan penurunan angka stunting  kota Dumai tahun  2021.
 
Kegiatan Sosialisasi Gemarikan ini, dibuka langsung oleh Asisten II Bidang Pembangunan, Syahrinaldi, dan dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Dumai, Leni Ramaini, dan  Plt Kadis Perikanan Muklis Suzantri, Kamis (22/7/2021) di Posyandu Ashoka. 

Pada acara tersebut, Ketua TP PKK Kota Dumai, Leni Ramaini  mengatakan bahwa gemar memakan ikan merupakan salah satu cara dalam mencegah terjadinya  stunting da‎n juga sebagai upaya dalam menekan angka stunting di Kota Dumai

Ia menambahkan, protein yang terkandung pada ikan mampu mencegah potensi stunting apabila dikonsumsi oleh ibu hamil secara berkala.

Dirinya menjelaskan, dengan sering makan ikan, atau Gemarikan manfaatnya akan dirasakan oleh ibu dan janinnya, begitu juga bagi anak anak akan menambah kecerdasan. 

Dilanjutkannya, ada beberapa tips agar anak maupun anggota keluarga agar tidak bosan dengan mengkonsumsi ikan setiap hari. 

"Sebenarnya gampang biar kita gak bosan dengan ikan, tinggal diolah dengan berbagai macam menu, namun bahan dasarnya tetap ikan, seperti bakso ikan, abon ikan, kerupuk ikan, bahkan olahan olahan lainnya yang menarik untuk dikonsumsi oleh keluarga, intinya menu ikan jangan monoton," sebutnya.

Gemarikan  meliputi edukasi manfaat makan ikan dan penyerahan paket produk olahan ikan.

Asupan ikan ini penting karena merupakan sumber gizi yang mendukung pertumbuhan anak dan janin hingga Masa 1.000 HPK (Hari Pertama Kehidupan).

"Diharapkan melalui kegiatan ini  pencegahan dan penanganan stunting di kota Dumai  dapat terbebas dari stunting," ucapnya.
 
Masih di tempat yang sama, Asisten 2 bidang Pembangunan Setdako Dumai, Syahrinaldi mengatakan, dengan adanya kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) adalah untuk percepatan penanganan stunting.

Kandungan gizi pada ikan sangat relevan untuk mendukung program stunting terutama 1.000 hari kehidupan bayi. 

Sementara itu, Plt Kadis Perikanan Kota Dumai , Muklis menambahkan untuk mengurangi angka stunting di Kota Dumai disalurkan bantuan sebanyak 4 ton ikan berbahagia jenis dari lele, tenggiri, senangin,  gabus yang berasal dari Dumai.
 
Ia menjelaskan, penghasilan ikan di Kota Dumai meningkat namun karena faktor ekonomi data beli berkurang sehingga minim masyarakat mengkonsumsi ikan. 

"Kedepan dengan memperbanyak informasi bahwa benar makan ikan itu merupakan salah satu solusi bagi masalah kekurangan gizi dan daya tahan tubuh, ayo makan ikan setiap hari, " pungkasnya

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved