Wanita Bengkalis Pengelola Kuliner Berbahan Biji Getah Kembali Wakili Riau di Lomba Tingkat Nasional

Kali ini produk olahan biji getah milik Dewi Melinda akan mewakili Riau pada ajang Pemuda Pelopor tingkat nasional.

Editor: Theo Rizky
Istimewa
Produk Biji Getah Dewi dinikmati masyarakat dan menjadi perwakilan Riau sebagai pemuda pelopor dibidang pangan 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Produk olahan dari biji getah dari Desa Berancah Kecamatan Bantan kembali terpilih untuk mengharumkan Kabupaten Bengkalis di tingkat nasional.

Setelah tahun lalu berhasil mewakili Riau sebagai the best award duta UMKM Briliant dan mendapat penghargaan langsung dari presiden Joko Widodo.

Kali ini produk olahan biji getah milik Dewi Melinda akan mewakili Riau pada ajang Pemuda Pelopor tingkat nasional.

Hal ini disampaikan Dewi kepada tribunpekanbarutravel.com , Rabu (21/7/2021) siang.

Disampaikannya, pekan kemarin dirinya mengikuti lomba pemuda pelopor tingkat provinsi Riau yang diadakan di Pekanbaru.

Lomba pemuda pelopor ini diikuti sebanyak 27 orang dari setiap kabupaten yang ada di Riau.

Dari hasil lomba tersebut ada lima bidang yang dipilih provinsi untuk mewakili Riau ditingkat nasional.

"Alhamdulillah hasil seleksi kemarin kita terpilih mewakili Riau sebagai pemuda pelopor di bidang pangan," terangnya.

BACA JUGA :

Enaknya Kuliner Berbahan Tepung Biji Getah Buatan Dewi, Dari Brownies Hingga Cemilan Kering Tersedia

Kisah Sapi Kurban Presiden Jenis Limosin dari Bengkalis, Diberi Kipas Angin dan Selalu Dimandikan

 

Menurut dia, keberhasilan dirinya membawa inovasi pengelolaan biji getah menjadi bahan pangan ini tidak lepas dari dukungan masyarakat Bengkalis.

Terutama masyarakat desa Berancah Kecamatan Bantan .

Selain itu juga dukungan dari pemerintah daerah mulai dari Camat Bantan hingga Bupati serta DPRD Bengkalis.

Dilanjutkan Dewi, pemuda pelopor ini merupakan program pemerintah pusat melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga dalam berinovasi, satu diantaranya dalam pengelolaan inovasi pangan.

Dewi sendiri sudah sejak tahun 2005 lalu melakukan pengelolaan biji getah menjadi tepung.

Kemudian biji getah ini diolahnya menjadi bahan pembuat berbagai macam makanan, saat ini ada 40 jenis makanan dari hasil olahan biji getah.

Semuanya dijual melalui UMKM yang dikelolanya bersama ibunya, yang paling banyak peminatnya diantaranya keripik brownies biji, brownies panggang biji dan nastar biji.

Penjualan cemilan ini tidak hanya di Bengkalis saja, tetapi sudah sampai keluar daerah orang memesanya, seperti Batam dan negara tetangga Malaysia.

BACA JUGA :

Rintis Usaha Kuliner Berbahan Biji Getah, Wanita di Bengkalis ini Hasilkan Omset Jutaan Rupiah

Bernilai Jual Tinggi, Warga Talang Mamak TNBT Budidayakan Jernang, 1 Kg Getahnya Mencapai Rp 4 Juta

Tepung biji getah buatan dewi juga sudah daftarkan sebagai hak paten, bahkan dewi sudah memilik hak paten terhadap tepung olahan biji getahnya.

Dengan inovasi yang dilakukannya ini, pihaknya sudah bisa membantu perekonomian masyarakat Desa Berancah. Karena Dewi saat ini menampung biji getah dari masyarakat untuk diolah menjadi tepung.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved