Asyiknya Ngopi di Cafe Redam Piloe Bandar Bakau Dumai, Pilu dan Penat Sirna Seketika

Cafe Redam Piloe yang berada di Kawasan Hutan Bandar Bakau menawarkan konsep homestay nuansa alam hutan bakau

Editor: Theo Rizky
Dok Tribun Pekanbaru
Cafe Redam Piloe di Kawasan Hutan Bandar Bakau 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, DUMAI - Banyaknya ‎aktifitas baik pekerjaan maupun aktifitas lainnya tentu saja membuat pikiran maupun badan menjadi capek atau penat, memilih tempat yang jauh dari keramaian serta mencari suasana yang nyaman biasanya merupakan solusi bagi seseorang untuk menghilangkan penat. 

‎Bahkan, tak jarang seseorang memilih pergi ke‎ suatu tempat untuk melihat pemandangan laut bahkan hutan untuk sekedar menyegarkan diri.

Berlatar belakang ingin membuat tempat refreshing yang jauh dari hiruk aktivitas kerja dan lainnya, Cafe Redam Piloe yang berada di Kawasan Hutan Bandar Bakau menawarkan konsep homestay nuansa alam hutan bakau, dijamin bisa meredam pilu pengunjung yang datang. 

Keberadaan Cafe Redam Piloe yang memang terletak di tengah hutan bakau ini, bisa menjadi referensi para wisatawan yang ingin merasakan suasana alam bakau dan kicauan burung penunggu hutan bakau Bandar Bakau

Letak Cafe Redam Piloe berada di Jalan Nelayan, kelurahaan pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai , meskipun berada tak jauh dari kota, namun suasana alam asri sangat terasa di Cafe Redam Piloe

BACA JUGA :

Semah Kampung, Tradisi Tolak Bala Warga Dumai yang Masih Lestari Hingga Kini

Pembangunan Kawasan Janur Kuning Digesa, Bakal Jadi Pusat Wisata Kuliner di Dumai

Jika berkunjung pada Sore hari, suara kicauan burung akan sangat jelas terdengar, sekaligus menikmati suasana pepohonan rimbun membuat penat dan pilu sirna seketika saat berada di Cafe Redam Piloe ini. 

Kicauan burung yang saling bersambut serta suasana alam yang asri ditambah secangkir kopi khas Cafe Redam Piloe membuat penat aktifitas saat bekerja hilang seketika

Tak hanya kicauan burung penunggu hutan bakau saja yang membuat pengunjung betah, hewan-hewan penghuni bakau lainnya juga menjadi tontonan gratis dalam menghilangkan penat, seperti kepiting, dan hewan tembakol yang hilir mudik terlihat disebalik akar akar pohon bakau. 

Tribunpekanbarutravel.com  berbincang bincang bersama Stevan pengelola Cafe Redam Piloe , ia mengatakan bahwa inspirasi membuat cafe dengan konsep homestay serta menyajikan suasana hutan yang asri datang dari teman-teman pecinta alam hutan bakau. 

"Kita melihat bahwa kawasan Bandar Bakau ini memiliki nilai jual serta potensi luar biasa yang harus ditawarkan kepada wisatawan yang ada di dalam maupun diluar Kota Dumai , terlebih konsep-konsep cafe yang ada di Dumai, rata rata bernuasa modren dan milenial," katanya, Minggu (25/7/2021). 

Cafe Redam Piloe di Kawasan Hutan Bandar Bakau
Cafe Redam Piloe di Kawasan Hutan Bandar Bakau (Dok Tribun Pekanbaru)

‎Ia menambahkan, setelah berkumpul dan berembuk dengan rekan rekan serta meminta izin pengelola Bandar Bakau , pihaknya pun akhirnya membuat Cafe Redam Piloe di tengah hutan bakau di bandar Bakau. 

"Jadi konsep nya homestay dengan suasana alam hutan bakau, dan yang pastinya ramah lingkungan lah, karena baik kursi maupun meja kita buat dari kayu," sebutnya. 

Dilanjtkannya, suasana alam yang nyaman dan rindang serta bunyi khas kicauan burung di hutan bakau tentunya dapat meredam pilu-pilu yang didapat dari bekerja maupun aktifitas lainnya. 

Stevan ‎menerangkan, bahwa suasana alam luar biasa yang disuguhkan oleh hutan bakau , akan lebih asyik dengan menu-menu yang ditawarkan di Cafe Redam Piloe , seperti secangkir kopi hitam, teh manis, olahan mie, dan juga gurihnya ubi goreng khas redam piloe. 

BACA JUGA :

Majid Baiturrahman Syech Umar, Masjid Bersejarah di Dumai, Dibangun 5 Tahun Setelah Kemerdekaan RI

Mengenal TWA Sungai Dumai, Hutan Wisata yang Memiliki Keragaman Flora dan Fauna

"Kita menawarkan menu-menu yang sangat pas lah untuk menikmati suasana alam hutan bakau ini, dan tentunya dengan harga yang sangat terjangkau," ucapnya. 

Dirinya berharap, kehadiran Cafe Redam Piloe ini bisa memberikan nuansa berbeda dari cafe-cafe lainnya, yang mana pengunjung menginginkan ketenangan dan menghilangkan penat akibat aktifitas yang padat. 

"Kita juga ada menyewakan homestay bagi wisatawan yang datang dari luar daerah Dumai, tentunya dengan fasilitas standar homestay lah," sebutnya. 

Sementara itu, seorang pengunjung Cafe Redam Piloe , Vivi mengaku sangat menikmati suasana alam hutan bakau di Cafe Redam Piloe ini. 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved