Berawal dari Hobi, Ini Cerita Bayu Fernando Dirikan Destinasi Wisata Rumah Edukasi Jamur Nando

Adalah Bayu Fernando, pemuda 26 tahun ini sudah mendirikan Wisata Edukasi Rumah Jamur Nando di Tenayan Raya Pekanbaru beberapa tahun silam

Editor: Theo Rizky
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Para murid SDIT Bintang Cendikia Pekanbaru berkunjung di Rumah Jamur Nando , Jalan Singkong Gang Singkong, Kelurahan Kuala Sialang Sakti, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru, Jumat (18/1/2019). Tempat untuk membudidayakan jamur tiram , kawasan seluas 700 meter persegi itu juga dilengkapi dengan beberapa gazebo, ayunan serta berbagai permainan unik berbahan kayu. 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Meski usianya masih muda, namun pria ini bisa menjadi panutan dalam membuka usaha baru, Ia adalah Bayu Fernando, pemuda 26 tahun ini sudah mendirikan Wisata Edukasi Rumah Jamur Nando di Tenayan Raya Pekanbaru.

Mahasiswa lulusan Pendidikan Biologi Universitas Riau tersebut sudah mendirikan rumah jamur sejak beberapa tahun belakangan, ini dimulai dari hobinya dan sesuai juga dengan jurusan kuliahnya sebagai mahasiswa pendidikan biologi.

"Awalnya iseng-iseng saja, ternyata menjanjikan juga bisnisnya dan memang sesuai juga dengan basic kuliah saya di Biologi," ujar Bayu Fernando kepada Tribunpekanbarutravel.com beberapa waktu lalu

Bayu Fernando bercerita, awal dirinya masuk kuliah dulu sebenarnya tidak mau menjadi mahasiswa pendidikan biologi, namun mau masuk ke mahasiswa kedokteran.

"Tapi saya berpikir ada hikmahnya masuk ke Biologi, Kalau saya di jurusan lain mungkin saya tidak kepikiran membuat usaha ini,"ujar Bayu yang saat ini sedang menyelesaikan program S2 nya itu.

Karena di jurusan Pendidikan Biologi, Bayu Fernando jadi mengetahui bagaimana cara membudidayakan jamur dan pengembangan wisata edukasinya.

BACA JUGA :

Lembut Creamy dengan Rasa Cokelat Kuat, Fudgy Brownies Ala Dhapu_uty Manjakan Penggemar Cokelat

Wisata Edukasi di Rumah Jamur Nando Pekanbaru, Pengunjung Bisa Praktek dan Icip Makanan Olahan Jamur

"Saya masuk biologi ini menjadi jalan timbulnya ide saya membuka rumah jamur. Hobi yang diproduktif kan,"ujarnya.

Menurut Fernando awalnya ia membuka usaha rumah jamur memanfaatkan lahan sebelah rumahnya yang tidak tergarap dengan membuat kreativitas sedemikian rupa.

"Akhirnya bisa menjadi sebuah peluang usaha, dan Alhamdulillah sudah dikenal sebagai wisata edukasi jamur,"kata Fernando.

Di rumah jamur Nando ini sendiri pengunjung yang biasanya banyak didominasi anak sekolah dan pemerintahan itu, wisatawan bisa melihat dan belajar langsung proses bagaimana pembuatan jamur.

"Bisa mencicipi langsung hasil olahan jamur mulai dari jamur crispy, nuget jamur bakso jamur dan es krim jamur dan lainnya,"ujar Fernando.

Para murid SDIT Bintang Cendikia Pekanbaru berkunjung di Rumah Jamur Nando , Jalan Singkong Gang Singkong, Kelurahan Kuala Sialang Sakti, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru, Jumat (18/1/2019). Tempat untuk membudidayakan jamur tiram , kawasan seluas 700 meter persegi itu juga dilengkapi dengan beberapa gazebo, ayunan serta berbagai permainan unik berbahan kayu.
Para murid SDIT Bintang Cendikia Pekanbaru berkunjung di Rumah Jamur Nando , Jalan Singkong Gang Singkong, Kelurahan Kuala Sialang Sakti, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru, Jumat (18/1/2019). Tempat untuk membudidayakan jamur tiram , kawasan seluas 700 meter persegi itu juga dilengkapi dengan beberapa gazebo, ayunan serta berbagai permainan unik berbahan kayu. (tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky)

Selain tempatnya yang rindang, di lokasi ini tersedia gazebo ada tempat duduk dan tempat bermain anak yang paling tepat bagi wisata keluarga.

Di sana juga  tersedia ruangan atau rumah pembesaran jamur pengunjung bisa melihat langsung bahkan memetik langsung jamur dari media tanam.

BACA JUGA :

Jamur Crispy di Daleq Mushroom yang Menggugah Selera, Best Seller Rasa Balado dan Black Pepper

Mini Grand Canyon, Kawasan Bukit Kapur di Air Hitam Pekanbaru yang Menakjubkan

"Jadi pengunjung bisa memetik jamur langsung dari media tanam,"ujarnya.

Saat ini Bayu Fernando bisa menghasilkan 30 Kg jamur dalam sehari, menurutnya permintaan jamur di Pekanbaru sangat tinggi.

Sehingga kata Fernando, bisnis jamur sangat menjanjikan di Pekanbaru karena permintaan sangat tinggi.

"Bahkan kita sendiri masih kekurangan selalu banyak permintaan dari pelanggan,"ujarnya.

Bayu Fernando, Pemilik tempat Wisata Edukasi Rumah Jamur Nando di Tenayan Raya Pekanbaru.
Bayu Fernando, Pemilik tempat Wisata Edukasi Rumah Jamur Nando di Tenayan Raya Pekanbaru. (Dok Tribun Pekanbaru)

Kalau dari segi pendapatan, menurut Fernando pada panen kedua itu sudah bisa balik modal untuk pembelian media tanamnya. Dalam satu media tanam bisa lima sampai enam kali panen.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved