Kabar Gembira, Denda Pajak Kendaraan Bermotor Warga Riau Diputihkan Hingga 9 November Mendatang

Pemutihan ini bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Mulai dari pemilik kendaraan roda dua, tiga hingga roda empat

Editor: Theo Rizky
Istimewa
Launching pembayaran pajak melalui sistem drive thru langsung dilakukan oleh Gubernur Riau, Syamsuar dan disaksikan Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Effendi bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Provinsi Riau, Senin (9/8/2021). 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Kabar gembira bagi warga yang selama ini menunggak pembayaran pajak kendaraan bermotornya.

Terhitung mulai 10 Agustus 2021 hingga 9 November 2021 mendatang, Pemerintah Provinsi Riau melalui Badan Pendapatan Daerah Riau mengeluarkan kebijakan pemutihan denda pajak kendaraan bermotor. 

Program pemutihan denda pajak kendaraan bermotor ini diberlakukan menyusul diterbitkannya Peraturan Gubernur (Pegub) Riau Nomor No. 30 Tahun 2021 Tentang Penghapusan Sanksi Administrasi Pajak Kendaraan Bermotor Tahun 2021.

Penghapusan sanksi administrasi pajak kendaraan bermotor ini diberikan kepada seluruh masyarakat Provinsi Riau yang memiliki tunggakan dan melakukan pembayaran sampai dengan tanggal berakhirnya pelaksanaan program penghapusan, yaitu 9 November 2021.

Gubernur Riau Syamsuar , Rabu (11/8/2021) menghimbau kepada masyarakat agar bisa memanfaatkan momen penghapusan denda pajak ini sebaik mungkin. 

Sebab selama program ini berlangsung, seluruh denda pajak kendaraan bermotor yang selama ini menunggak akan dihapuskan 100 persen.

Sehingga wajib pajak hanya cukup membayarkan pajak pokoknya saja. Sedangkan dendanya tidak perlu lagi dibayar meski sudah bertahun-tahun menunggak. 

“Program penghapusan (denda pajak) ini tidak lama, jadi silahkan dimanfaatkan. Karena program ini juga belum tentu hadir lagi di tahun depan,” kata Syamsuar . 

Sementara Kepala Bapenda Riau, H Herman SE MT mengatakan jika masyarakat sudah bisa menikmati program penghapusan denda pajak ini pada hari Senin (9/8/2021) kemarin, sesaat setelah Gubri H Syamsuar mengumumkannya di acara peresmian Samsat Drive Thru .

Lebih lanjut Kepala Bapenda juga mengatakan bahwa pemutihan ini bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat.

Mulai dari pemilik kendaraan roda dua, roda tiga hingga roda empat perorangan, instansi pemerintah hingga perusahaan.

“Pak Gubernur memang sangat fokus terhadap dampak dari pandemic Covid-19 ini. Oleh karena itu Pak Gubernur berharap dengan adanya program penghapusan denda pajak ini, bisa meringankan beban yang ada di masyarakat,” ujar Kepala Bapenda di ruang kerjanya.

Adapun persyaratan untuk bisa menerima insentif penghapusan sanksi administrasi pajak kendaraan ini, sama dengan pembayaran pajak kendaraan bermotor biasa.

Masyarakat cukup datang ke kantor Samsat dengan membawa berkas kendaraan (STNK/BPKB) dan juga e-KTP pemilik kendaraan (sesuai dengan identirtas di STNK/BPKB).

Sementara itu untuk pembayaran SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan), pihak Jasa raharja juga menghapuskan denda yang muncul hingga tahun lalu.

Artinya, denda yang muncul di tahun berjalan tetap dibayarkan.

PPKM Level 3 di Kampar, Perbatasan Riau-Sumbar Disekat, Syarat Tidak Lengkap Siap-siap Putar Balik

BI Riau Gelar Festival Ekonomi Syariah Regional Sumatera 2021

Wako Pekanbaru : Pusat Perbelanjaan Belum Bisa Buka Selama PPKM Level 4

Protes Perpanjangan PPKM Level 4, Pedagang STC Pekanbaru Kibarkan Bendera Putih

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved