Masih Berlangsung, Bapenda Riau Imbau Warga Manfaatkan Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Bermotor

Pemerintah Provinsi Riau melalui Badan Pendapatan Daerah Riau mengeluarkan kebijakan pemutihan denda pajak kendaraan bermotor. 

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
Istimewa
Launching pembayaran pajak melalui sistem drive thru langsung dilakukan oleh Gubernur Riau, Syamsuar dan disaksikan Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Effendi bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Provinsi Riau, Senin (9/8/2021). 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU -  Kepala Badan Pendapatan Daerah Riau , Herman, mengimbau kepada masyarakat Provinsi Riau agar memanfaatkan program penghapusan denda pajak kendaraan bermotor.

Sebab program ini digulirkan untuk membantu wajib pajak yang selama ini menunggak pembayaran pajak kendaraan bermotornya.

"Untuk semua masyarakat Riau, manfaatkanlah dengan baik program insentif pajak ini sebelum akhir periodik," kata Herman, Minggu (22/8/2021). 

Herman menjelaskan, bagi warga yang selama ini menunggak pembayaran pajak kendaraan bermotornya, terhitung mulai 10 Agustus 2021 lalu hingga 9 November 2021 mendatang,

Pemerintah Provinsi Riau melalui Badan Pendapatan Daerah Riau mengeluarkan kebijakan pemutihan denda pajak kendaraan bermotor. 

Program pemutihan denda pajak kendaraan bermotor ini diberlakukan menyusul diterbitkannya Peraturan Gubernur (Pegub) Riau Nomor No. 30 Tahun 2021 Tentang Penghapusan Sanksi Administrasi Pajak Kendaraan Bermotor Tahun 2021.

Penghapusan sanksi administrasi pajak kendaraan bermotor ini diberikan kepada seluruh masyarakat Riau yang memiliki tunggakan dan melakukan pembayaran sampai dengan tanggal berakhirnya pelaksanaan program penghapusan, yaitu 9 November 2021.

BACA JUGA :

 Jasa Raharja Hapus Denda SWDKLLJ Bagi Keterlambatan Perpanjang STNK

Kabar Gembira, Denda Pajak Kendaraan Bermotor Warga Riau Diputihkan Hingga 9 November Mendatang

Herman menjelaskan, program pemutihan denda pajak kendaraan bermotor ini bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat.

Mulai dari pemilik kendaraan roda dua, roda tiga hingga roda empat perorangan, instansi pemerintah hingga perusahaan.

“Pak Gubernur memang sangat fokus bagaimana meringankan beban masyarakat akibat dampak dari pandemi Covid-19 ini. Pak Gubernur berharap dengan adanya program penghapusan denda pajak ini, bisa meringankan beban yang ada di masyarakat,” ujarnya. 

Adapun persyaratan untuk bisa menerima insentif penghapusan sanksi administrasi pajak kendaraan ini, sama dengan pembayaran pajak kendaraan bermotor biasa.

Masyarakat cukup datang ke kantor Samsat dengan membawa berkas kendaraan (STNK/BPKB) dan juga e-KTP pemilik kendaraan (sesuai dengan identirtas di STNK/BPKB).

Sementara itu untuk pembayaran SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan), pihak Jasa raharja juga menghapuskan denda yang muncul hingga tahun lalu. Artinya, denda yang muncul di tahun berjalan tetap dibayarkan. 

Jika PPKM Diperpanjang, APPBI Riau Berharap Pusat Perbelanjaan Boleh Buka

Ini Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memodifikasi Motor, Hindari Modifikasi Mesin

Ada Anomali Cuaca Bulan ini di Riau, Ancaman Banjir Mengintai

Ahli Epidemiologi Sebut Dengan PPKM Ada Penurunan Kasus Positif Covid-19 di Riau

Ikut Berdonasi, Menteri Sandiaga Berharap Tepekik Telolong Bisa Jadi Momentum Untuk Segera Bangkit

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved