Unik, Warga Desa Ini Beri Hadiah Satu Ekor Sapi Setiap Ada yang Jadi Pengantin Baru

Hampir seluruh warga yang bermukin di desa ini memiliki ternak sapi di tempat tinggalnya masing-masing.

Editor: Theo Rizky
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Sapi 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Beternak sapi menjadi primadona bagi warga Desa Rimba Makmur , Kecamatan Tapung Hulu , Kabupaten Kampar untuk mendongkrak perekonomian keluarga didesa tersebut.

Keseriusan warga di Desa Rimba Makmur dalam beternak sapi patut diacungi jempol.

Hampir seluruh warga yang bermukin di desa ini memiliki ternak sapi di tempat tinggalnya masing-masing.

Tidak heran jika sapi menjadi pekerjaan sampingan yang mampu menopang perekonomian keluarga.

Total jumlah sapi ternak yang dikelola oleh warga di desa Rimba Makmur hingga saat ini sudah mencapai 10 ribu ekor sapi.

Dengan total luas lahan untuk gembala seluas 7 ribu hektare. Sedangkan untuk lahan pakan untuk ternak sapi yang disiapkan seluas 6 hektare.

Menariknya, di desa ini ada banyak program yang digulirkan agar masyarakat bisa menjadi peternak sapi.

Di antaranya adalah program bantuan sapi bergilir dari badan amil zakat Desa Rimba Makmur.

BACA JUGA :

Tim Peneliti & Bupati Siak Minta Dukungan Pengusulan Tengku Buwang Asmara Jadi Pahlawan Nasional

Menggiurkan, Novotel Hadirkan Menu Terbaru Ayam Taliwang Hingga Ifumie, Tersedia Setiap Hari

"Kita sudah menyalurkan bantuan sebanyak 130 ekor sapi indukan kepada masyarakat melalui program jual sapi berzakat," kata Kepala Desa Rimba Makmur, Rustamji saat menerima kedatangan rombongan Gubernur Riau Syamsuar dalam kegiatan Pencanangan Zona ekonomi Syariah di halaman kantor Desa Rimba Makmur, Rabu (1/9/2021)

"Hari ini kami akan serahkan lagi untuk bantuan sapi yang ketiga ekor sapi lagi yang ke 131,132 dan 133," ujar Rustamji.

Tidak hanya itu, ada program yang tidak kalah menarik yang digulirkan oleh Kepala Desa Rimba Makmur .

Yakni pemberian bantuan sapi kepada warga di desa tersebut yang baru menikah. 

"Setiap pengantin baru di desa kita ini berikan sapi indukan satu ekor, jadi yang baru menikah cukup kita modali dengan sapi, untuk diternak dan dikembangkan,"katanya.

Selain beternak sapi, warga di desa ini juga menggerakkan perekonomian dengan berbagai macam kegiatan yang berhubungan dengan sapi.

Seperti program penggemukan dikandang-kadang warga dan gembala di kebun sawit atau tumpang sari. Kemudian pembibitan sapi dan budi daya pakan ternak rumput gajah.

"Ibu-ibu disini juga banyak yang membuat empun-empun, membuat obat-obatan sapi yang produksi sendiri dari bahan yang ditanam oleh ibu-ibu di desa. Kemudian ada juga pupuk kandang dan bio gas. Daging sapi juga ada yang diolah dijadikan abon-abon dan turunan ," katanya.

Kabar Baik, Seluruh Kabupaten Kota di Riau Keluar dari Zona Merah Covid-19

VIDEO : Berwisata Menyusuri Sungai Siak dengan Perahu Motor

Semoga Jadi Agenda Pariwisata Tersohor, Harapan Besar Peringatan Perpindahan Pulau Gadang Kampar

Bisnis Sambil Selamatkan Lingkungan, 3 Pemuda Ini Bikin Usaha Minyak Jelantah Beromset Ratusan Juta

Masuk 300 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021, Ini Keistimewaan Pantai teluk Rhu Bengkalis

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved