Memiliki 112 Koleksi, Ini Sejarah dan Asal Mula Nama Museum Sang Nila Utama

Museum Sang Nila Utama lokasinya sangat strategis yakni di jantung Kota Pekanbaru Jalan Jalan Jenderal Sudirman

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Museum Daerah Sang Nila Utama, Pekanbaru, Riau 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Museum dijadikan sebagai tempat penyimpanan dan pameran benda-benda yang memiliki nilai sejarah sebagai bukti adanya kehidupan di masa lalu.

Khusus di Riau, ada satu museum dan tempat itu diberi nama Museum Sang Nila Utama .

Museum Sang Nila Utama lokasinya sangat strategis yakni di jantung Kota Pekanbaru Jalan Jalan Jenderal Sudirman dan dalam satu kompleks dengan kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Riau .

Dalam kawasan ini juga ada Taman Budaya Riau , di belakangnya ada kantor Dinas Kebudayaan Riau .

Pengelolaan Museum Sang Nila Utama ini di bawah Dinas Kebudayaan Riau.

Dilansir dari website kemdikbud, dalam Buku Panduan Museum Daerah Riau Sang Nila Utama, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan UPT Museum Daerah dan Taman Budaya Provinsi Riau Tahun 2016 lengkap sejarah pendirian Museum ini.

Berawal pada tahun 1975, seiring dengan perubahan instansi Perwakilan-perwakilan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan menjadi Kantor Wilayah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Riau, dimulailah upaya perintisan untuk mendirikan sebuah Museum di Provinsi Riau .

Pertama-tama dibentuklah Bidang Permuseuman Sejarah dan Kepurbakalaan, upaya ini dimulai degan mengumpulkan benda-benda (koleksi) peninggalan sejarah dan budaya.

Pembinaan permuseuman terus berlanjut dan beberapa waktu kemudian dimulailah perencanaan pembangunan Gedung Museum melalui dana APBN Tahun Anggaran 1977/1978 yang diawali dengan pembebasan lahan tanah seluas 16.930 M2.

Kemudian secara bertahap yaitu Tahun 1979/1980 dan 1981/1982 dibangun gedung perkantoran yang terdiri dari beberapa ruangan.

Pembangunan selanjutnya diteruskan pada Tahun Anggaran 1984/1985 dan 1985/1986 dengan dibangunnya gedung untuk memenuhi kebutuhan ruangan pameran benda koleksi yang tetap dan disebut gedung pameran tetap.

Museum Daerah Sang Nila Utama , Pekanbaru, Riau
Museum Daerah Sang Nila Utama , Pekanbaru, Riau (tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky)

Setelah sarana dan prasarana baik fisik maupun nonfisik dianggap cukup memadai maka ditetapkanlah sebagai Museum Negeri Provinsi Riau dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 001/0/1991 tanggal 09 Januari 1991.

Pada saat itu Kepala Museum masih dirangkap oleh Kepala PerMuseuman Bidang PerMuseuman Sejarah dan Purbakala Kantor Wilayah Departemen Pendidikan dan
Kebudayaan Provinsi Riau dan sekaligus sebagai Pelaksana Tugas Harian. Pada Tahun Anggaran 1993/1994 dibangunlah Auditorium.

Kemudian setelah itu barulah diangkat Kepala Museum yang definitif dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yaitu Prof. DR. Edi Sedyawati pada tanggal 09 Juli 1994.

Pengangkatan ini bertepatan dengan Pembukaan Pameran Bersama Museum Negeri se-Sumatera dan sekaligus dalam rangka turut berperan serta dalam acara Pembukaan Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional ke 17 di Pekanbaru.

Setelah ditetapkannya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah yang dalam hal ini adanya pengalihan kewenangan beberapa bidang urusan Pemerintahan Pusat yang diserahkan kepada Pemerintah Daerah, termasuk salah satunya yaitu Bidang Kebudayaan.

Pemerintah Provinsi Riau melalui Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 17 Tahun 2001 maka Museum Negeri Provinsi Riau diganti nama menjadi Museum Daerah Riau Sang Nila Utama yang berada dibawah Dinas Kebudayaan, Kesenian dan Pariwisata Provinsi Riau.

Sang Nila Utama

Diskusi dan perdebatan nama Museum Negeri Provinsi Riau ini diawali dengan dibentuknya tim tersebut yang terdiri dari Muhammad Daud Kadir, Ridwan Malay, MA Effendi,Tenas Effendi, Muhaidin, Said Prof, DR Samsir Marzuki, dan Prof DR Tabrani Rab.

Diskusi atas pemberian nama Museum Negeri Provinsi Riau sebanyak empat kali.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved