Pengamat Perkotaan: Bandara Pekanbaru Sudah Sepantasnya Dipindah ke Luar Kota

Aspek tata ruang perlu diutamakan tidak hanya mempertahankan prestise kota Pekanbaru sebagai ibu kota provinsi saja.

Editor: Theo Rizky
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Adanya wacana pemindahan Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru menurut Anggota Komisi IV DPRD Riau yang juga pengamat perkotaan, Mardianto Manan sudah seharusnya bandara komersial dipindahkan ke luar Kota Pekanbaru .

Sebagaimana wacana sebelumnya pemindahan dilakukan di tiga tempat alternatif yakni Kampar , Siak dan Pelalawan. Namun belum ditetapkan sampai saat ini.

Ia menyebut aspek tata ruang perlu diutamakan tidak hanya mempertahankan prestise kota Pekanbaru sebagai ibu kota provinsi saja.

"Bandara kita itu tidak layak lagi berada di tengah kota kalau hanya mempertahankan prestise sementara tata ruang kita kacau balau," ujar Mardianto, Senin (6/9/2021) kepada Tribunpekanbarutravel.com .

Merujuk pada aturan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP), Mardianto menyebut ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan terutama soal jarak bandara ke pemukiman penduduk.

"Secara aturan itu lima kilometer, tapi ini hanya beberapa meter saja sudah bandara. Siapa yang bisa menjamin tidak terjadi kecelakaan?" ujarnya.

Tak hanya itu, masalah limbah dan polusi suara juga bisa menjadi masalah yang tidak disadari oleh masyarakat.

BACA JUGA :

Penyelundupan Puluhan Ekor Anak Buaya Berhasil Digagalkan di Bandara SSK II Pekanbaru

Paling Jauh Hanya 10 Menit, Inilah 4 Hotel yang Paling Dekat dengan Bandara SSK II Pekanbaru

"Kalau anak-anak tinggal beberapa meter dari situ, suara airport juga merusak gendang telinga itu sejak kecil hingga besar,"ujarnya.

Ia menyebut, rencana ini sudah muncul sejak lama. Bahkan di masa kepemimpinan Gubernur Riau Rusli Zainal Feasibility Study-nya sudah dilaksanakan namun urung dilanjutkan.

Idealnya, bandara komersial dibangun di luar kota Pekanbaru khususnya di daerah yang tidak terlalu banyak penduduknya.

Kawasan di daerah Perkebunan disebutnya sangat ideal agar jika terjadi kecelakaan maka jumlah penduduk di sekitar bandara minim.

"Kalau bisa dibuat di luar Kota Pekanbaru , empat kilometer disekitarnya perkebunan. Jarak tempuh satu setengah hingga dua jam masih dibolehkan lah,"ujar politisi PAN ini.

Selain itu pula, ia menyebut sebaiknya tidak dibangun di daerah gambut. Tekanan pesawat yang kuat ke bawah disebutnya akan membutuhkan biaya banyak untuk membangun infrastruktur penguat ke bawah tanah.

Selain itu pula, berkaca ke kota-kota maju, Mardianto menyebut lokasi bandara di tepi laut adalah yang paling ideal.

5 Pemalsu Dokumen PCR di Bandara SSK II Pekanbaru Ditangkap, Terungkap Ada Peran Mahasiswa di Turki

Pemko Pekanbaru Rekomendasikan Bandara SSK II Segera Direlokasi

Penumpang di Bandara SSK II Wajib Lampirkan Surat Vaksin, Namun Ada Pengecualian untuk Penumpang Ini

Blue Sky Premier Lounge Sediakan Coffee Express di Ruang Tunggu Bandara SSK II Pekanbaru

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved