Tampil Cantik dengan Make Up dan Busana Melayu Modern

Riasan pada wajah yang dipadupadankan dengan busana Melayu menjadi poin penting pada segmen ini.

Editor: Theo Rizky
Istimewa
Make up modern sunting Melayu modifikasi 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Tata rias telah mengalami perkembangan seiring inovasi dan kreativitas peggiatnya.

Tak terkecuali riasan tradisional khas Melayu di Riau. Riasan pada wajah yang dipadupadankan dengan busana Melayu menjadi poin penting pada segmen ini.

Seorang Makeup Artist di Pekanbaru , Monica Divianjella mengatakan, peminat tradisional Melayu masih bertahan meski seni rias modern berkembang cepat.

"Peminat riasan khas Melayu masih banyak. Khususnya untuk pengantin di resepsi pernikahan," katanya beberapa waktu lalu.

Monic, sapaan akrabnya, pernah berkolaborasi dalam riasan Melayu di masa kini.

Ia dan mitra kolaborasinya, Wedding Dian untuk sunting Melayu, Mamayur Kebaya untuk gaun, Kuku Palsu Pekanbaru untuk nailart serta Candle Light Gallery untuk pemrotetan, menamai kreasi ini dengan Sunting Melayu Modifikasi .

Kolaborasi tersebut menghasilkan riasan yang spektakuler. Ia mengemukakan, padupadan teruama antara gaun, sunting dan Make Up. Disebutkan dia, gaun yang dikenakan adalah kain tenun khas Siak warna Mocca. 

Dipadukan dengan sunting. Monic mengatakan, sunting dimodifikasi dari bentuk aslinya.

Sunting dibuat lebih sederhana dan ringan. "Aslinya sunting bisa sampai empat tingkat. Dimodifikasi jadi dua sampai tiga tingkat," jelas Monic.

Menurut Monic merujuk penjelasan dari Dian Wedding , sunting Melayu asli harus dua tingkat dan raminnya juga dua tingkat.

Namun untuk modifikasi modern, dibuat lebih simpel dengan tetap menonjolkan kekhasan sunting Melayu. 

Baca juga: Make Up Pengantin Jawa Modern ala MUA Ternama di Pekanbaru, Sultan Al Ayyub

"Ketimbang sekedar modern yang cuma mahkota di kepala, sunting Melayu masih dapat diaplikasikan dengan modifikasi modern," jelas Monic.‎

Ia mengatakan, terhadap make up, tidak begitu sulit untuk dipadupadankan dengan busana dan sunting.

Menurut dia, make up Melayu lebih adaptif karena busana dan sunting Melayu yang identik dengan warna netral.

Seperti kuning, cokelat muda dan mocca. Oleh karena itu, make up Melayu dengan konsep modern hanya memperhatikan kesesuaian perpaduan warna.

"Yang penting jangan sampai pilih warna. Warna untuk make up tidak bertabrakan dengan gaun dan sunting," kata wanita yang tersertifikasi MUA dari sekolah kecantikan internasional Puspita Martha ini.

Monic menambahkan, make up dibuat tidak terlalu mencolok agar seimbang dengan sunting yang lebih disederhanakan.

Jangan sampai make up justru lebih mendominasi penglihatan daripada sunting. Namun make up tidak kalah elegan dari busana dan sunting.‎

Baca juga: Cegah Wajah Memerah, Ini Perawatan Kulit yang Tepat Sebelum dan Sesudah Berolahraga

Makeup Artist , Monica Divianjella
Makeup Artist , Monica Divianjella (Istimewa)

Fokus di Mata

Monic mengemukakan, make up Melayu modifikasi modern fokus pada mata dan foundation. Fokus pada mata yakni penegasan di bagian alis dan eye shadow.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved