Meski Pedagang Keberatan, Pengelola STC Pekanbaru Pastikan Service Charge Harus Tetap Dibayar

Para pedagang di Sukaramai Trade Centre (STC) Pekanbaru kini sudah kembali beraktivitas dengan membuka tokonya

Editor: Theo Rizky
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Sukaramai Trade Centre (STC) di Jalan Sudirman Kota Pekanbaru 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Para pedagang di Sukaramai Trade Centre (STC) Pekanbaru kembali beraktivitas, Kamis (9/9/2021).

Mereka kembali berjualan pasca menggelar aksi pada Rabu (8/9/2021) lalu.

Para pedagang menggelar aksi karena keberatan dengan kebijakan pengelola STC Pekanbaru.

Mereka meminta agar pengelola tidak memungut service charge periode Agustus 2021.

Satu pemilik kios di STC Pekanbaru, Aan menyebut bahwa dirinya bersama pedagang tidak bisa membayar service charge lantaran tutup selama PPKM level 4.

Mereka kehilangan omset selama satu bulan.

"Kan PPKM, orang pada tutup semua. Gimana dicarikan uang untuk bayar service charge itu," paparnya.

Dirinya menyebut bahwa pengelola mengharuskan pemilik kios untuk membayar service charge periode Agustus secara penuh.

Ia berharap ada kebijakan pembayaran mempertimbangkan kondisi PPKM level 4 beberapa waktu lalu.

"Kalau bisa ya 50 persen, masak iya 100 persen. Kan kita tidak buka," ujarnya.

BACA JUGA :

Pedagang STC Pekanbaru Gelar Demontrasi, Kompak Tutup Toko Sebagai Bentuk Protes ke Pengelola

Meski Turun Status ke Zona Oranye, Masyarakat Pekanbaru Jangan Lengah Prokes Covid-19

Pemilik kios produk kosmetik itu masih menanti kebijakan dari pengelola STC terkait service charge. Mereka menanti kebijakan service charge di masa pandemi.

"Jangan sampai terbebani kami, kalau bisa ya setengah saja," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Cabang PT Swarna Internusa Pertiwi Pekanbaru, Lina mengatakan bahwa idealnya penyesuaian besaran service charge ini di atas Rp 120 ribu per meter.

Sedangkan saat ini besaran service charge mencapai Rp 70 ribu per meter.

"Kami pun mempertimbangkannya berapa, nanti kami sampaikan," jelasnya.

Dirinya mengatakan penyesuaian besaran service charge menjadi Rp 95.000 per meter.

Ia menyebut pemberlakuannya masih dalam pembahasan sebab rencananya diberlakukan pada akhir tahun atau awal tahun depan.

"Pembayarannya akhir tahun atau awal tahun, saat ini service charge masih normal," ujarnya.

BACA JUGA :

Dua Pekan ke Depan Kota Pekanbaru Ditargetkan Masuk PPKM Level 2

Ada Kelonggaran dalam Aktivitas Ekonomi Selama PPKM Level 3 di Pekanbaru, Ini Aturannya

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved