Destinasi Wisata Kampung Dayun Jadi Andalan untuk Mendukung Program Siak Hijau

Kampung Dayun di Kabupaten Siak Riau merupakan kampung yang mempunyai partisipasi tinggi untuk tindak lanjut program Siak Hijau .

Editor: Theo Rizky
Dok Tribun Pekanbaru
Pokdarwis Kampung Dayun membangun gazebo di tepian embung Karhutla. Embung Karhutla ini sekarang menjadi destinasi wisata baru di Kampung Dayun , Kabupaten Siak Riau 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, SIAK - Kampung Dayun di Kabupaten Siak Riau merupakan kampung yang mempunyai partisipasi tinggi untuk tindak lanjut program Siak Hijau .

Selain itu, Taman Nasional Zamrud (TNZ) yang menjadi andalan untuk pengembangan konservasi juga berada di kampung ini. 

“Ya, kampung Dayun ini mendukung program Siak Hijau dan memiliki komitmen ramah lingkungan dan perubahan iklim,” kata Camat Dayun Novendra Kasmara, Selasa (14/9/2021). 

Partisipasi kampung Dayun tersebut berawal dari kesadaran bahwa topografi lahan kampung didominasi tanah gambut.

Pemerintah kampung setempat juga sudah menyatakan fokusnya adalah restorasi lahan gambut dan pencegahan kebakaran lahan dan hutan.

“Kampung Dayun ini adalah kampung rawan Karhutla. Sebelumnya selalu berlangganan dengan Karhutla, sejak ada fokus kepada restorasi gambut yang diinisiasi dari progam Siak Hijau, Karhutla berkurang signifikan,” kata Novendra.

Saat ini, pemerintah kecamatan dan kampung berkolaborasi agar menjaga tanah gambut tetap basah sehingga tidak rawan Karhutla.

BACA JUGA :

Dibangun dengan Anggaran Rp 1,2M, Dermaga Pariwista Kampung Tengah Siak Kerap Dijadikan Lokasi Mojok

VIDEO : Berwisata Menyusuri Sungai Siak dengan Perahu Motor

Untuk menjaga tanah tetap basah ini dilakukan dengan berbagai cara, seperti membuat sekat kanal, membuat alat ukur kedalaman gambut dan lain-lain. 

“Mereka juga aktif mengukur muka air tanah dan penurunan gambut melalui kerjasama dengan pihak luar atau swasta,” kata dia.

Salah satu embung untuk Karhutla di kampung Dayun juga dikemas menjadi destinasi wisata.

Pengembangan ini dilakukan oleh masyarakat yang telah membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). 

Pokdarwis Kampung Dayun membangun gazebo di tepian embung Karhutla. Embung Karhutla ini sekarang menjadi destinasi wisata baru di Kampung Dayun , Kabupaten Siak Riau
Pokdarwis Kampung Dayun membangun gazebo di tepian embung Karhutla. Embung Karhutla ini sekarang menjadi destinasi wisata baru di Kampung Dayun , Kabupaten Siak Riau (Dok Tribun Pekanbaru)

“Saat ini yang lagi tren di Dayun adalah wisata embung Dayun tersebut, tidak hanya wisata air, tetapi Pokdarwis berhasil mengembangkan destinasi ini menjadi destinasi untuk outbond, mereka sudah membangun berbagai fasilitas,” kata Novendra.

Ketua Pokdarwis Kampung Dayun Nuviko Visuri mengatakan, fasilitas yang sudah dibangun adalah kantin, musala, toilet, jogging track, shaking bridge, bebek dayung, flying fox dan lain-lain.

Embung Karhutla awalnya juga disatukan dengan kanal yang tersedia di lokasi itu.

“Kita sudah membenahi lokasi ini sedemikian rupa, sehingga manfaat telah dirasakan,” kata dia.

Ia menceritakan, manfaat yang paling dirasakan masyarakat Dayun adalah tidak terjadinya Karhutla di kampung setempat sejak embung itu dikembangkan menjadi destinasi wisata.

Kemudian masyarakat mempunyai pemasukan ekonomi dari kehadiran destinasi itu. 

“Kami sebagai anak-anak muda juga mempunyai kegiatan yang menarik, positif dan itu diapresiasi oleh masyarakat luas,” kata dia.

Masyarakat di sana juga merasakan kegembiraan karena kampung dayun masuk 300 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 yang digelar Kementrian Pariwisata.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved