Arsip & Mesin Tik Kerajaan Siak Ada di Tangan Warga, Kadis Perpustakaan: Jika Diminta Harus Bayar

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan berencana menyelamatkan arsip-arsip tersebut agar dokumen asli kerajaan Siak bisa dimiliki Pemerintah Kabupaten Siak

Editor: Theo Rizky
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Berbagai peninggalan sejarah dapat ditemui di Istana Siak 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Siak Muhammad Arifin mengatakan, arsip dan sejumlah perkakas kerajaan Siak ada di tangan masyarakat.

Selain arsip berupa dokumen ada juga perkakas seperti mesin tik.

“Kalau semuanya itu kita minta kepada yang memegang arsip dan perkakas itu tentu kita harus membayar, kalau tidak mereka tidak mau memberikan,” kata Muhammad Arifin kepada Tribunpekanbaru.com , Jumat (24/9/2021).

Ia menerangkan, arsip kerajaan Siak itu jumlahnya sangat banyak. Pihaknya akan berupaya mengumpulkan kembali dan menyelamatkannya.

Saat ini pihaknya baru merestorasi arsip Kerajaan Siak sebanyak 75.600, yang bisa memperpanjang umur arsip tersebut selama 150 tahun ke depan. 

“Tetapi penyimpanannya masih di dalam istana karena kita belum punya tempat penyimpanan memadai,” kata dia. 

Pihaknya berencana menyelamatkan arsip-arsip tersebut agar dokumen asli kerajaan Siak bisa dimiliki Pemerintah Kabupaten Siak selamanya.

Pihaknya juga akan mengusulkan kepada Bupati Siak untuk mengambil kembali arsip yang saat ini disimpan sejumlah masyarakat. 

BACA JUGA :

Destinasi Wisata Kampung Dayun Jadi Andalan untuk Mendukung Program Siak Hijau

Marhum Pekan Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Tim Peneliti Pekanbaru Belajar ke Siak

“Pembayaran yang saya maksud tadi adalah uang sagu hati, karena kita anggap masyarakat tersebut telah menyimpan dan menyelamatkan arsip kerajaan,” kata dia.

Saat ini, pihaknya hanya mempunyai scan arsip kerajaan karena masyarakat tidak berkenan memberikan yang aslinya.

Satu-satunya jalan untuk mengambil arsip itu dengan memberikan uang sagu hati kepada pemegang arsip. 

“Kami berharap agar masyarakat yang menyimpan arsip Kerajaan Siak menyimpannya dengan baik dan benar. Memang sebagian masyarakat tersebut kami tahu orangnya, mungkin bangun komunikasi lebih lanjut,” kata dia. 

Seiring dengan hal tersebut pihaknya juga akan mendata kembali masyarakat yang memegang arsip kerjaan dan perkakas kerajaan. Terkait perkakas akan digawangi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Siak.

“Kalau kami Tupoksinya lebih ke arsip kerajaan. Kami berencana mengakuisisi penyimpanan arsip tersebut setelah gedung depo arsip kita selesai dibangun,” kata dia.

( Tribunpekanbarutravel.com )

Bertengger di Posisi 2, Ayo Vote Siak The Truly Malay Jadi Brand Pariwisata Favorit API 2021

Lama Tak Dihuni, Pemkab Akan Fungsikan Kembali Pasar Seni Siak

Berwisata ke Istana Siak di Masa Pandemi Lewat Rumah Digital Indonesia, Begini Caranya

Kembali Dibuka Untuk Umum, Istana Siak Langsung Diserbu Pengunjung

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved