Riau Akan Masuk Musim Penghujan, BPBD Ingatkan Warga di Bantaran Sungai Waspada 

Saat ini personil BPBD Riau dan peralatan sudah disiapkan. Sehingga jika sewaktu-waktu ada permintaan bantuan, pihaknya langsung turun ke lokasi.

Editor: Theo Rizky
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Pengandara motor menembus hujan lebat di Jalan Sudirman Pekanbaru , Minggu (12/4/2020). 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau sejauh ini belum mendapatkan laporan terkait adanya banjir yang merendam ratusan rumah di Desa Suka Ramai (Suram) Kecamatan Tapung Hulu.

Pihaknya masih menunggu laporan dari BPBD Kampar jika memang membutuhkan tambahan bantuan personil dan peralatan untuk mengevaluasi warga yang terdampak banjir di desa tersebut.

"Sampai hari ini kita belum dapat laporan, mungkin masih bisa ditangani oleh kawan-kawan kita di Kampar," kata Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan BPBD Riau , Jim Ghofur, Minggu (26/9/2021).

Jika nantinya memang ada permintaan tambahan bantuan dari Kabupaten Kampar, pihak siap untuk mengirim personil dan sarana pra sarana ke lokasi banjir.

Saat ini personil BPBD Riau dan peralatan sudah disiapkan. Sehingga jika sewaktu-waktu ada permintaan bantuan, pihaknya langsung turun ke lokasi.

"Personil dan peralatan kita sudah siap, kalau memang nanti ada permintaan bantuan kita akan langsung turunkan," ujarnya.

Jim menjelaskan, belum adanya permintaan bantuan tambahan dari provinsi dimungkinkan karena banjir di desa tersebut tidak berlangsung lama.

Sehingga masih bisa ditangani oleh aparat desa dan kabupaten setempat.

"Mungkin itu banjir yang sebentar, hanya lewat saja, makanya belum ada permintaan bantuan ke provinsi," ucapnya.

Sementara saat ditanya daerah mana saja yang saat ini dilaporkan sedang mengalami banjir, Jim mengaku belum ada laporan yang masuk.

Sebab saat ini diungkapkan Jim, Provinsi Riau masih dalam transisi musim dari kemarau ke hujan. Sehingga curah hujan belum begitu tinggi.

"Sekarang masih masa transisi, November - Desember nanti baru musim penghujan," katanya.

Dengan akan masuknya musim penghujan tersebut pihaknya kembali mengingatkan kepada warga yang tinggal di bantaran sungai agar tetap waspada.

Apalagi di wilayah yang selama ini menjadi langganan banjir. 

Seperti diketahui, banjir yang melanda Desa Suram terjadi pada Sabtu (25/9/2021) kemarin. Masyarakat terdampak banjir tersebar di dua dusun. Dusun I dan Dusun II. Total korban banjir sebanyak 160 kepala keluarga yang menghuni 160 rumah. 

Banjir terparah di Dusun II. Banjir merendam empat RT dalam dua RW. Terdiri dari dari tiga RT di RW 01 dan satu RT di RW 02.  Warga terdampak banjir di Dusun  I sebanyak 10 rumah. Berada di seberang jalan Dusun II.

( Tribunpekanbarutravel.com )

1 Tahun Usia Tol Pekanbaru Dumai, Kendaraan Melintas Sudah Mencapai 4 Jutaan

BBKSDA Riau Bersama Tim Gabungan Kembali Menangkap Penjual Kulit Harimau Sumatera

Jam Operasional Pusat Perbelanjaan Pada PPKM Level 2 Disesuaikan dengan Kondisi Zona Covid-19

Sekda Pekanbaru Tegaskan Pungutan Parkir di Ritel Tunda Dulu

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved